Mommy Juga Butuh Hiburan

Hai.. hai… Ceritanya aku jadi mommy. Bukan mommy beneran sih. Tapi mommy jadi-jadian. *ups 😂 Aku jadi mommy karena ini berkaitan dengan kerjaanku sebagai ‘pengasuh’ anak-anak. Walaupun belum punya anak, nggak apa-apalah ya menyebut diri sebagai mommy. Soalnya aku lebih suka kata ‘mommy’ daripada ‘nanny’.

Oke, kembali ke judul…

Hari ini aku ikut menemani anak-anak lomba. Anak-anakku ikut lomba fashion show, mewarnai, dan robotic. Lombanya di mall. Sebenarnya lomba yang diadakan di sana sangat banyak. Tapi yang diikuti ‘anak-anak’ku cuma tiga itu. Lombanya dimulai sekitar jam 10.30. Siang jam 12 selesai. Tapi karena ada lomba lain dan atrium mallnya nggak segede gaban, maka kami para mommy harus menunggu pengumumannya sampai sore. Aku tanya panitianya, katanya pengumumannya sekitar jam 5. Hadeuh! Lama bener ya…

Karena kelamaan kalau nunggu pengumumannya, ‘anak-anak’ku pulang dengan mommy aslinya. Teman-temanku juga pulang karena mereka harus mengurus anak-anak mereka. Akhirnya tinggallah aku bersama mommy-mommy yang tak dikenal.

Baiklah.. Mari menikmati kesendirian ini. Apa yang harus dilakukan? Nggak bawa bacaan. Scroll hape terus-terusan juga bikin bosan. Nggak ada yang diajak chatting pun… Di situ eikeh merasa sedih. Hiks!

Tapi sedih terobati dengan adanya hiburan. Rupanya masih ada lomba lain yang belum selesai, yaitu lomba Senam Pinguin. Aku pernah dengar nama senam ini. Tapi nonton lombanya baru kali ini. Ternyata seru juga nonton anak-anak SD ikut lomba senam ini. Lagunya keren dan gerakannya lucu!

Anak-anak SD peserta lomba senam pinguin

Setelah lomba pinguin, ada lagi hiburan dari penyelenggara lomba. Ada band anak-anak dan penyanyi solo. Wuih! Keren banget anak-anak ini! Suaranya cetarrr banget! Mantap! Hebat! Luar biasa!

Adik ini paling baru SMP tapi suaranya cetar banget!

Auhh… mommy pengen banget jadi penyanyi. Apa daya kali ini cuma bisa nonton doang.

Jadi mommy tuh nggak mudah ternyata. Banyak yang diurus. Capek fisik. Kadang capek pikiran juga. Dan karena kemarin sempat nonton film Go Back Couple (sampai tamat) dan film Familiar Wife (baru sampai episode 5), aku sedikit mengerti tentang stressnya para mommy. Emak-emak capek urus rumah, urus anak, urus suami, atur keuangan, belanja, de-el-el… Belum kalau anak rewel, suami bawel, mertua ngomel, tetangga ngeyel.. Hmmm… Wajar kan jika mommy butuh hiburan?

Band yang anggotanya anak-anak. Keren!

Hari ini… aku, si mommy jadi-jadian, terhibur oleh lagu-lagu dari senam pinguin dan lagu-lagu dari penyanyi anak-anak. Lalu, mommy semakin terhibur karena ‘anak-anak’ mommy mendapat juara 2 dan juara harapan 2 di lomba robotic tingkat TK. Yeay!! Kalian hebat, nak! Mommy bangga! Buat yang nggak menang, nggak apa-apa. Kalian juga hebat karena bisa tampil dengan berani dan percaya diri.

Tadi sempat bingung gimana ambil pialanya karena dua anakku menang di kategori yang sama. Mau minta tolong panitia tapi panitianya bilang nggak apa-apa pegang 2 piala. Ya udah akhirnya maju ke panggung, terima piala, trus difoto. Sayang fotonya ada di kamera panitia.

Nunggu lama sampai malam terobati dengan pulang membawa 2 piala plus senang karena dapat hiburan yang asyik.

Ini ceritaku.. kalau kalian? Apa hal yang menghibur hari ini?

Advertisements

[Review Film Serial] Still 17

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Akhirnya… bisa nonton film yang up to date juga… Kali ini saya nonton Korean Drama yang berjudul Still 17. Film ini juga disebut 30 but 17.

Ceritanya tentang Woo Seo Ri, seorang remaja perempuan berusia 17 tahun yang suka bermain biola. Seo Ri bercita-cita menjadi pemain biola yang terkenal. Ia ingin almarhum ibunya, paman dan bibinya bangga padanya. Seo Ri ini agak ceroboh sehingga ia sering salah memakai pakaian temannya. Ia juga suka salah memakai sepatu dan sering tidak melihat keadaan saat berjalan kaki.

Seseorang diam-diam memperhatikannya dan suka padanya. Pemuda tersebut berasal dari sekolah lain. Ia bernama Gong Woo Jin. Gong Woo Jin sampai melukis Seo Ri karena ingin berkenalan dengannya. Gong Woo Jin berusaha mencari tahu nama Seo Ri. Sayangnya saat ia melihat label nama di seragam Seo Ri, nama itu adalah nama teman Seo Ri gara-gara Seo Ri meminjam baju temannya. Gong Woo Jin mengira nama Seo Ri adalah No Su Mi.

Suatu hari Woo Jin memberanikan diri untuk memberikan lukisan yang dibuatnya pada Seo Ri. Secara kebetulan mereka bertemu di bus. Saat itu Seo Ri menanyakan di mana Balai Kesenian. Woo Jin memberitahu Seo Ri di mana ia harus turun. Di perjalanan, ada teman Seo Ri masuk ke bus. Woo Jin ketakutan dan turun dari bus. Kemudian ia teringat ingin memberikan lukisan pada Seo Ri. Woo Jin mengejar bus yang dinaiki Seo Ri dan Su Mi. Namun terjadi kecelakaan beruntun. Bus yang dinaiki Seo Ri terbalik. Woo Jin terkejut.

Saat Woo Jin berjalan pulang, ia melihat berita. Kecelakaan beruntun tersebut menewaskan 2 orang. Salah satu korbannya adalah No Su Mi. Woo Jin yang mengira nama Seo Ri adalah Su Mi sangat terpukul. Ia merasa bersalah karena tidak menyuruh Seo Ri turun di pemberhentian bus sebelumnya dan malah menyuruh Seo Ri turun di halte lain. Woo Jin sangat sedih dan ketakutan. Akhirnya ia pindah ke Jerman.

13 tahun kemudian, Seo Ri yang koma akibat kecelakaan yang dialaminya akhirnya sadarkan diri. Saat ia sadar, ia tidak menyangka bahwa umurnya sekarang sudah 30 tahun. Ia kehilangan masa remajanya. Parahnya lagi, paman dan bibinya menelantarkannya begitu saja. Namun biaya rumah sakitnya dibayar orang tak dikenal. Setelah menjalani serangkaian perawatan, Seo Ri lari dari rumah sakit untuk mencari tahu di mana paman dan bibinya dan mengapa mereka menelantarkannya.

Situasi tentu saja berubah setelah 13 tahun. Banyak gedung-gedung tinggi. Seo Ri kesulitan mencari rumahnya. Namun akhirnya ia menemukan rumah lamanya yang ternyata sudah ditinggali oleh orang lain. Rumahnya telah dijual dan orang yang tinggal di sana adalah Yoo Chan dan Gong Woo Jin. Gong Woo Jin tentu saja tidak mengenal Seo Ri karena sudah begitu lama.

Seo Ri yang putus asa mencari keluarganya dan tidak punya tempat tinggal akhirnya ditolong oleh Yoo Chan. Yoo Chan adalah keponakan Gong Woo Jin. Ia membujuk Woo Jin agar membiarkan Seo Ri menginap di rumah mereka yang juga merupakan rumah lama Seo Ri. Awalnya Woo Jin yang sikapnya dingin tidak mengizinkan. Yoo Chan dan Jennifer, pembantu rumah tangga mereka, akhirnya bisa membujuk Woo Jin.

Petualangan Seo Ri pun dimulai. Ia berusaha untuk menjadi orang dewasa, kembali bermain biola, mencari paman dan bibinya, dan berteman dengan Woo Jin, Yoo Chan, Jennifer, dan teman-teman Woo Jin dan Yoo Chan. Sedangkan Woo Jin yang menjadi trauma akibat kecelakaan yang dilihatnya berusaha memulihkan dirinya. Di film ini juga ada cerita tentang Yoo Chan yang mengejar cita-citanya menjadi atlit dayung. Semboyan yang digunakan mereka adalah kata-kata dari Bruce Lee: “Don’t think, feel!”

Komentar tentang Film:
Film ini oke banget! Seru, mengharukan, bikin ketawa ngakak dan sekaligus bikin nangis juga. Banyak pelajaran berharga yang disampaikan oleh film ini, di antaranya tentang persahabatan, tentang waktu, keluarga, dan lain-lain. Filmnya juga bukan tipe-tipe film Cinderella, tentang si kaya dan miskin yang hubungannya ditentang keluarga plus diganjal oleh pacar masa lalu. Nggak seperti itu. Pokoknya beda. Itu yang bikin filmnya sangat seru banget!

Satu hal lagi, karena film ini tokoh utamanya (Seo Ri) menyukai musik klasik, maka soundtracknya kebanyakan musik klasik. Selain musik klasik, ada juga lagu-lagu lainnya yang nggak kalah keren. Kalau kalian suka musik klasik, nonton deh film ini.

Rating:
Untuk film yang keren ini aku beri nilai 4,5 dari skala 5.

Informasi film:
Judul Film: Still 17 atau 30 but 17
Jumlah episode: 32 (35 menit setiap episodenya)
Genre: Romance, Comedy
Stasiun TV: SBS
Rilis: Juli 2018
Pemain:
Shin Hye Sun sebagai Woo Seo Ri
Yang Se Jong sebagai Gong Woo Jin
Ahn Hyo Seop sebagai Yoo Chan
Ye Ji Woon sebagai Jennifer
Jo Hyun Sik sebagai Han Deok Soo, sahabat Yoo Chan
Lee Do Hyun sebagai Dong Hae Beom, sahabat Yoo Chan
Jung Eugene sebagai Kang Hee Soo, bosnya Woo Jin
Wang Ji Won sebagai Kim Tae Rin, saingan Seo Ri saat masih SMA

Kisah Si Burung Hantu

Hari ramai banget ya orang-orang membicarakan tentang operasi plastiknya si siapa tuh. Nggak kenal aku. Pokoknya orang terkenal lah. Atau mendadak terkenal juga terserah deh. Yang pasti ada satu topik obrolan yang menarik hari ini. Obrolan tentang burung hantu di suatu siang yang cerah dan gerah tapi menarik untuk dibahas. Karena aku dan temanku sama-sama setuju dengan mitos yang sering dibicarakan orang di kampung.

Ini hanya menurut kepercayaan saja… Di kampung biasanya suka ada mitos-mitos gitu, kan… Nah untuk si burung hantu ini ada juga kepercayaannya.

Pertama, kalau ada burung hantu terbang berputar-putar malam-malam di suatu kawasan dan ia berteriak dengan suara serak maka artinya akan ada orang yang meninggal di kawasan tersebut.

Kedua, kalau burung hantunya berteriak dengan suara nyaring artinya bakal ada ibu yang melahirkan. Nah, buat yang satu ini aku baru dengar. Tapi kemungkinan untuk mempercayainya 90%. Soalnya temanku bilang dia pernah mengalami kejadian seperti itu.

Ketiga, burung hantu yang berbunyi nguk-nguk-nguk di dekat ibu-ibu yang sedang hamil memberi tanda akan adanya hal-hal yang mistis. Menurut kepercayaan keluarga, ibu-ibu hamil rentan diikuti ‘makhluk halus’ (mungkin nyamuk, semut, dan sebagainya karena mereka halus. Iya, kan? Hehe…) Pokoknya kalau ada burung hantu hinggap di pohon dekat rumahnya ibu hamil, si burung hantu itu memberi tanda untuk berhati-hati. Percaya nggak percaya sih…. Menurutku, untuk berjaga-jaga saja nggak apa-apa dipercaya. Namanya kalau lagi hamil kan pengennya anaknya lahir sehat tanpa kekurangan apa pun, kan. Jadi segala pantangan wajib dilakukan.

Nah, itu tadi tiga kepercayaan tentang burung hantu. Ada yang bilang burung hantu tuh seram. Tapi menurutku burung hantu tuh keren. Soalnya lehernya bisa berputar 180 derajat. Aku pernah melihat burung hantu dari jarak dekat. Itu kali pertama aku lihat. Burung-burung hantu itu ada di kawasan Kawah Sikidang di Yogyakarta. Trus, di Palembang juga pernah lihat di Bird Park di kawasan OPI Jakabaring.

Karena sekarang sedang membahas tentang burung hantu, sekalian aja aku cari makna burung hantu. Soalnya pernah dengar orang bilang burung hantu adalah lambang untuk pendidikan. Benar juga… Burung hantu tuh melambangkan kebijaksanaan. Ia juga digambarkan sebagai karakter yang setia, dan rendah hati.

Menurut kalian, burung hantu seram nggak?

Tangan Hitam

Pada suatu hari, di suatu siang yang panas, aku melihat motor yang aneh di parkiran sebuah minimarket. Ada sarung tangan dipasang di stang motor tersebut. Sarung tangannya berwarna hitam. Entah motor siapa itu. Yang pasti pemiliknya pastilah kreatif karena meletakkan sarung tangannya seperti itu.

Kalau motor matic biasanya ada masing-masing satu loker di sisi kiri dan kanannya. Motor biasa tidak punya lokernya. Nah motor yang kulihat itu adalah motor biasa. Tidak ada lokernya. Karena motornya tidak ada lokernya mungkin si pemilik memiliki ide untuk meletakkan sarung tangannya di stang motor saja supaya tidak repot kalau dibawa ke mana-mana. Suatu ide yang brilian, kan?

Aku masuk sebentar ke minimarket untuk membeli makanan kecil dan minuman. Ketika keluar dari minimarket, kulihat pemilik motor aneh tadi sedang duduk di motornya. Alangkah terkejutnya aku saat melihat apa yang dilakukan pemilik motor tersebut. Rupanya tangannya benar-benar diletakkannya di stang motor. Ia memasangkan kembali telapak tangannya beserta sarung tangannya ke pergelangan tangannya. Jadi, yang diletakkan di stang motor itu benar-benar sebuah tangan!!

* * *

Cerita ini hanya fiksi

[Review Film Serial] Go Back Couple

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Hai, selamat bertemu kembali denganku dalam review film serial Korean Drama. Akhir-akhir aktivitas sehari-hari sangat banyak dan bikin pusing. K-Drama ini benar-benar hiburan! Kali ini pilihanku jatuh pada drama berjudul Go Back Couple yang kisahnya diangkat dari komik.

Film yang jumlah episodenya cuma 12 ini bercerita tentang pasangan suami istri yang bercerai. Mereka adalah Choi Ban Do dan Ma Jin Jo. Choi Ban Do dan Ma Jin Jo dulunya adalah teman satu universitas. Mereka cepat menikah karena ingin bersama-sama terus. Namun setelah 14 tahun menikah dan punya anak berumur 2 tahun, mereka bercerai.

Choi Ban Do sang suami bekerja sebagai sales obat-obatan. Karena ingin mendapatkan nafkah yang baik dan rasa tanggung jawabnya pada keluarga, ia sampai rela pulang sampai larut malam untuk melayani orang-orang di bidang kesehatan agar orang-orang tersebut mau membeli obat yang dijualnya. Ia bahkan rela menutupi kejahatan selingkuh salah satu dokter yang menjadi kliennya.

Ma Jin Jo adalah ibu rumah tangga dengan putra tunggal bernama Seo Jin. Karena sudah punya anak, ia tidak punya waktu untuk berdandan dan merawat diri. Padahal saat kuliah ia adalah wanita cantik. Setelah menikah dan punya anak waktunya dihabiskan untuk mengurus rumah, keluarga, termasuk mengurus keuangan keluarga.

Suatu hari Ma Jin Joe mendapati keanehan di tagihan kartu kredit suaminya. Ada tulisan motel dan hotel di tagihan itu. Kemudian ia juga mendapat kiriman foto dari temannya. Di foto tersebut nampak suaminya sedang menggandeng seorang perempuan. Di saat yang bersamaan anaknya sakit dan ia tidak bisa menghubungi suaminya.

Di lain tempat, Choi Ban Do berusaha menutupi kejahatan Dokter Park yang berselingkuh dengan wanita cantik. Saat Choi Ban Do menyuruh wanita itu pergi, ia kepergok istri Dokter Park. Terjadilah perkelahian. Dokter Park mencoba menyangkal bahwa ia berselingkuh lalu menyalahkan Choi Ban Do. Ia mengancam Choi Ban Do dengan mengatakan tidak akan membeli obat lagi jika Choi Ban Do tidak menolongnya dalam masalah selingkuhan itu.

Choi Ban Do merasa sedih tapi tidak ingin Ma Jin Jo khawatir karena ia habis dipukuli Dokter Park dan istrinya. Ia menelepon Ma Jin Jo untuk mengatakan ia tidak bisa pulang. Tetapi Ma Jin Jo yang mendapati tagihan aneh dan foto terbawa emosi. Ia berteriak minta cerai dan mengatakan tidak bahagia hidup bersama Choi Ban Do. Choi Ban Do yang sedang tertimpa masalah juga terbawa emosi sehingga menyetujui perceraian.

Akhirnya Choi Ban Do dan Ma Jin Jo bercerai. Hak asuh Seo Jin jatuh ke tangan Ma Jin Jo. Choi Ban Do harus membayar uang tunjangan setiap bulannya. Mereka berdua dalam kondisi sedih dan kecewa. Di tempat yang berlainan, kedua pasangan yang sudah bercerai ini masing-masing membuang cincin kawin mereka.

Keesokan paginya, baik Choi Ban Do dan Ma Jin Jo sama-sama kembali ke tahun 1998 di masa mereka menjadi mahasiswa baru.

Ma Jin Jo bertemu kembali dengan ibunya yang di tahun 2017 sudah meninggal. Ia mengira bermimpi. Tetapi ternyata tidak.

Choi Ban Do di rumah orangtuanya mendapati wajahnya kembali muda dan kedua orangtuanya juga masih muda. Keponakannya juga masih bayi.

Choi Ban Do dan Ma Jin Jo harus menjalani kehidupan kampus mereka sekali lagi untuk menemukan apa sebab mereka bisa kembali ke masa lalu. Kedua orang ini menjalani masa sebelum mereka bertemu. Namun karena mereka menjalaninya sekali lagi dan sudah saling mengenal, kejadian yang mereka alami dulu berbeda dengan yang mereka alami sekali lagi.

Choi Ban Do dulunya menyukai seorang penari balet. Karena ia kembali ke masa lalu, ia mencoba mengubah takdir dan berusaha mendekati penari balet cinta pertamanya itu. Sedangkan Ma Jin Jo bertemu dengan kakak tingkat yang dulu menyukainya. Ia juga berusaha untuk mengetahui kenapa kakak tingkatnya itu suka padanya.

Petualangan Choi Ban Do dan Ma Jin Jo dimulai tanpa sepengetahuan sahabat-sahabat mereka. Hanya mereka berdua yang tahu apa yang sedang mereka alami.

Komentar tentang Film:
Menurutku film ini oke banget dan seru. Biasanya film-film drama menceritakan perjuangan bagaimana bisa sampai ke jenjang pernikahan. Nah kalau film ini menceritakan bagaimana pahit-manisnya kehidupan pernikahan. Jadinya ya seru banget!

Dari film ini juga banyak pelajaran tentang hidup yang bisa dipelajari, misalnya tentang komunikasi antara pasangan, berjuang untuk mencapai cita-cita, belajar menikmati hidup, melakukan hal-hal yang berarti, menghargai orang-orang yang dikasihi saat mereka masih ada, dan lain-lain.

Akting para aktor dan aktrisnya juga oke banget. Di film ini bertaburan aktris dan aktor dengan wajah rupawan nan menawan. Makanya nonton filmnya jadi nggak bosan. Suasana jadulnya juga terasa banget. Itu juga bikin film ini terasa unik karena menggambarkan situasi di tahun 1998.

Rating:
Karena film ini bagus, lucu, dan seru, aku beri nilai 4,8 dari skala 5. Wajib nonton!!

Informasi Film:
Judul Film: Go Back Couple
Genre: Time travel, romantic comedy
Jumlah Episode: 12
Rilis: Oktober 2017
Stasiun TV: KBS2
Pemain:
Jang Na Ra sebagai Ma Jin Jo
Son Ho Jun sebagai Choi Ba Do
Heo Jeong Min sebagai An Jae Woo, sahabat Choi Ban Do
Lee Yi Kyung sebagai Go Dok Jae, sahabat Choi Ban Do
Han Bo Reum sebagai Yoon Bo Reum, sahabat Ma Jin Jo
Cho Hye Jung sebagai Chun Sul, sahabat Ma Jin Jo
Chang Ki Yong sebagai Jung Nam Gil, orang yang menyukai Ma Jin Jo
Ko Bo Gyeol sebagai Min Seo Young, penari balet cinta pertama Choi Ban Do
Kim Mi Kyung sebagai ibunya Ma Jin Jo
Im Ji Kyu sebagai dokter Park

Perempuan yang Memotong Rambut

“Hei, kamu lagi ngapain?” tanya seorang kakak pada adik perempuannya.

“Potong poni, Kak,” jawab si adik.

“Poni kamu nggak terlalu panjang, kok. Kenapa dipotong?” tanya kakaknya lagi.

“Ya, nggak apa-apa. Menurutku perlu dipotong. Jadi ya potong saja,” jawab si adik.

“Dasar aneh. Bulan lalu potong poni. Dua bulan sebelumnya juga. Sepertinya kamu potong poni setiap bulan ya,” gumam si kakak.

“Kakak ngitung berapa kali aku potong rambut? Kok sampai hapal kapan saja aku potong rambut?” tanya si adik.

“Nggak juga. Tapi kakak rasa kamu terlalu sering potong rambut biarpun cuma sedikit yang dipotong,” jawab si kakak.

“Kamu itu aneh!” lanjut si kakak sambil meninggalkan adiknya yang masih asyik dengan rambut dan gunting.

Si adik perempuan diam saja sambil terus memperhatikan rambutnya, mengira-ngira apakah ada lagi yang perlu dipotong.

Ya… tepat sekali apa yang dikatakan si kakak. Memang si adik perempuan ini sering sekali memotong rambutnya. Sebulan minimal satu kali ia akan memotong rambutnya sendiri. Tidak banyak yang dipotong. Paling hanya beberapa milimeter.

Apakah si adik ini sudah gila? Nggak. Dia normal. Tetapi memang… ia memotong rambut setiap kali ia merasa tertekan atau stress. Dengan memotong sedikit rambutnya, ia merasa penampilannya berbeda. Ia merasa menjadi pribadi yang baru. Hal itu menyebabkan ia menjadi bahagia dan stressnya berkurang.

Apakah si adik perempuan jadi gundul karena rambutnya sering dipotong? Nggak. Karena ia hanya memotong sedikit saja. Tapi… karena itu rambut si adik perempuan tidak pernah panjang. Ia selalu tampil dengan penampilan berambut pendek.

Si adik perempuan bercita-cita jika ia sudah dewasa nanti ia akan mengecat rambutnya dengan warna coklat atau pirang. Tidak ada salahnya kan mengubah penampilan?

[Review Film Serial] Your House Helper

sumber gambar: wikipedia
sumber gambar: wikipedia

Ini adalah salah satu film bergenre Slice of Life yang keren banget. Tokohnya banyak tapi nggak ngebosenin. Ceritanya tentang seorang pembantu rumah tangga dan empat wanita, juga tentang teman dekat si pembantu rumah tangga.

Biar postingan ini beda, yuk bahas cerita dari masing-masing tokohnya:

1. Kim Ji Woon (diperankan oleh Ha Seok Jin)
Kim Ji Woon bekerja sebagai pembantu rumah tangga panggilan. Jadi dia ini akan datang ke rumah orang yang memanggilnya untuk bersih-bersih. Bayarannya tentu saja lebih tinggi karena dia membersihkan rumah dengan teliti dan memberi saran yang baik juga untuk pemilik rumah.

Kim Ji Woon tinggal bersama Go Tae Soo orang yang menyelamatkannya saat ia ditinggal pergi pacarnya. Selama lima tahun ia tidak bisa melupakan pacarnya yang tiba-tiba menghilang dan selama itu pula ia tinggal di cafe milik Go Tae Soo. Ji Woon tidak pernah kembali lagi ke rumahnya karena selalu mimpi buruk.

Suatu hari Kim Ji Woon diminta membersihkan rumah Im Da Young, pemilik rumah besar warisan ayahnya yang tinggal sendirian. Setelah itu, Kim Ji Woon menjadi akrab dengan ketiga teman Da Young. Dan akhirnya tentu saja ia jatuh cinta pada Da Young.

2. Im Da Young (diperankan oleh Bona)
Im Da Young tinggal sendiri di rumahnya yang besar. Ayahnya sudah meninggal dan meninggalkan hutang. Tetapi ia hanyalah pegawai magang yang gajinya tak seberapa. Karena pengeluarannya sangat besar akhirnya temannya menyarankan agar ia menyewakan kamar di rumahnya supaya bisa dapat pemasukan. Tetapi sebelumnya ia harus membereskan rumahnya yang berantakan agar ada orang yang mau menyewa.

Awalnya Im Da Young segan meminta pertolongan Kim Ji Woon yang selalu mengerjakan pembersihan di rumah kakek yang tinggal di seberang rumah Da Young. Namun akhirnya ia menyerah karena membutuhkan penyewa. Im Da Young yang ceroboh banyak merepotkan Kim Ji Woon. Tentu saja akhirnya ia jadi suka pada Tuan Kim yang cerewet.

Masalah Im Da Young tidak hanya rumahnya yang berantakan, tetapi juga masalah di tempat kerjanya. Ia harus bekerja keras agar naik jabatan menjadi pegawai tetap.

3. Yoon Sang A (diperankan oleh Go Won Hee)
Yoon Sang A adalah sahabat Im Da Young sejak SMA. Hubungan mereka sempat tidak baik namun karena tiba-tiba Sang A harus mencari tempat tinggal, ia bertemu Da Young dan menjadi penyewa rumah.

Sang A adalah desainer perhiasan. Namun nasibnya tidak beruntung karena perusahaannya bubar dan bosnya mendapat banyak tuduhan jelek. Sang A akhirnya bekerja sebagai pemasok kalung dan gelang manik-manik di pasar. Sang A berkarakter gengsian. Ia tidak bisa keluar rumah tanpa make up dan pakaian bagus. Ia sangat memperhatikan image dan ingin agar orang-orang tidak meremehkannya.

Suatu hari ada sebuah kejadian yang membuatnya berurusan dengan Kim Jin Kook, seorang pengacara yang merupakan sahabat dari saingan Sang A. Sang A awalnya kesal pada pengacara tersebut tetapi lama-kelamaan ia luluh juga.

4. Kwon Jin Kook (diperankan oleh Lee Ji Hoon)
Kwon Jin Kook adalah seorang pengacara muda. Ia kenal dengan Im Da Young saat Da Young mengurus utang dan harta ayahnya yang baru saja meninggal. Jin Kook bertemu dengan Sang A saat acara pameran perhiasan yang digelar oleh sahabatnya. Ia melihat Sang A sebagai sosok yang berkharisma. Ia jatuh cinta pada Sang A.

Suatu ketika saat sahabat Jin Kook mengadakan pesta pertunangan, ia tidak sengaja menumpahkan wine ke baju Sang A. Inilah kesempatannya untuk mengenal wanita idamannya tersebut. Namun ternyata tidak mudah mendapatkan hati Sang A. Jin Kook yang kaku dan lugu banyak menemui kesulitan apalagi ia mengetahui bahwa Sang A tinggal di rumah Da Young dan sering meminta pertolongan pada Ji Woon.

Jin Kook tentunya tak putus asa. Ia berusaha masuk ke lingkungan pertemanan Sang A untuk bisa dekat dengan orang yang disukainya itu.

5. Han Seo Mi (diperankan oleh Seo Eun A)
Seo Mi adalah sahabat Da Young yang pendiam dan terkesan penakut. Ia membuka salon kuku dengan spesialis cat kuku motif horor. Seo Mi mempunyai trauma. Ia takut pada laki-laki. Ia tak berani bertatap mata dan dekat-dekat dengan laki-laki. Trauma ini didapatkannya saat ia masih SMA.

Seo Mi juga mempunyai masalah dengan keluarganya. Ia tidak mau tinggal dengan ibu, ayah dan kakaknya. Ia juga takut saat mendengar berita bahwa kakak laki-lakinya pulang dari luar negeri. Tak hanya pada keluarganya, Seo Mi juga takut pada tetangga di tempat kerjanya. Tetangga sebelah selalu marah-marah padanya.

Ketika Seo Mi menjadi penyewa di rumah Da Young, ia berkenalan dengan Ji Woon dan orang-orang yang bekerja di Cafe Go, yaitu Pak Go Tae Soo dan Park Ga Ram. Ia menjadi dekat dengan Ga Ram gara-gara mereka bertemu di bioskop dan menonton film yang sama. Seo Mi mengecat kuku Ga Ram dengan motif yang sama dengan kukunya. Lalu ia dibantu Ga Ram untuk menghilangkan traumanya.

6. Kang Hye Joo (diperankan oleh Jeon Soo Jin)
Hye Joo yang tomboi ini adalah sahabat Da Young. Dialah yang menyarankan pada Sang A dan Seo Mi agar menjadi penyewa di rumah Da Young karena mengetahui bahwa hubungan ketiga temannya itu tidak baik. Setelah sarannya itu, akhirnya ketiga sahabatnya bisa kembali menjadi akrab.

Hye Joo menyimpan sebuah rahasia. Ia tinggal serumah dengan teman cowoknya yang bekerja di tokonya. Hye Joo menyukai Chul Soo tetapi tidak mau menyampaikan perasaannya setelah mengetahui siapa Chul Soo sebenarnya. Chul Soo mendapatkan musibah di tempat kerjanya yang lama. Karena itulah Hye Joo mengajak Chul Soo tinggal di rumahnya dan bekerja di tokonya. Chul Soo ternyata menyukai sesama jenis. Ia suka pada pemasok barang toko mereka, Gil Seok. Hye Joo tentu saja kecewa.

Suatu hari, Hye Joo meminta Kim Ji Woon membersihkan rumahnya dengan harapan dapat membuka pikiran Chul Soo. Namun yang terjadi malah Chul Soo pergi dari rumahnya. Hye Joo berusaha mendapatkan sahabatnya itu kembali.

7. Go Tae Soo (diperankan oleh Jo Hee Bong)
Pak Go ini adalah manajer Your House Helper. Ia juga pemilik Cafe Go dan sudah dianggap saudara oleh Kim Ji Woon. Pak Go adalah orang yang menyelamatkan Kim Ji Woon saat Kim Ji Woon ditinggal pergi pacarnya. Ia menjadi penerima orderan dari orang-orang yang ingin rumahnya dibersihkan. Pak Go juga membantu Kim Jin Kook untuk mengambil hati Sang A. Ia juga baik hati pada empat bersahabat: Da Young, Sang A, Seo Mi, dan Hye Joo.

Pak Go sendiri punya rahasia yang ia tidak ingin Kim Ji Woon tahu. Pak Go mengenal Lee So Hee, pacar Ji Woon. Namun ia tidak memberitahukannya pada Ji Woon. Ia juga berusaha mencari tahu ke mana perginya So Hee. Selain itu, rahasia lainnya adalah ia menderita suatu penyakit. Tetapi ia tidak ingin orang-orang susah karenanya. Jadi ia mengatakan bahwa obat yang dimakannya adalah vitamin.

Selain tokoh di atas, ada tokoh-tokoh lainnya dari film ini yang cukup sering muncul. Mereka adalah:
1. Park Ga Ram = pegawai cafe Go sekaligus pemain band yang mencoba menyembuhkan traumanya Seo Mi.
2. Yong Gun Jang = kakek tetangga rumah Da Young yang juga mempekerjakan Ji Woon di rumahnya.
3. An Jin Hong = manajer Da Young yang ternyata seorang ibu tunggal.
4. Bang Chul Soo = sahabat Hye Joo yang bekerja di toko Hye Joo.
5. Lee So Hee = mantan pacar Ji Woon yang misterius yang tiba-tiba menghilang.

Film ini keren banget karena secara tak langsung mengajak kita untuk bersih-bersih rumah. Ada banyak tips tentang bersih-bersih dalam film ini. Selain itu, filmnya bukan tentang cerita si kaya dan si miskin. Pokoknya ceritanya tentang kehidupan sehari-hari. Filmnya juga lucu dan seru.

Rating:
Untuk film ini aku beri nilai 4,8 dari skala 5. Keren banget deh pokoknya filmnya.

sumber gambar: asianwiki.com
sumber gambar: asianwiki.com

Informasi Film:
Judul Film: Your House Helper
Genre: Romantic comedy, slice of life
Jumlah episode: 32 (35 menit tiap episode)
Rilis: Juli 2018
Stasiun TV: KBS2