[Review Film Serial] The Uncanny Counter

image source: asianwiki.com

Sinopsis:
Ada sekelompok orang spesial yang dikaruniai kekuatan super oleh langit. Mereka disebut Counter, sedangkan kerajaan langit disebut Yung. Counter bertugas untuk menangkap roh jahat yang masuk ke dalam tubuh manusia. Setelah roh jahat ditangkap, mereka harus mengembalikan roh jahat tersebut ke langit. Counter tidak boleh memberitahu manusia biasa bahwa mereka mempunyai kekuatan super. Jika tidak mereka akan mendapatkan sanksi dan kekuatan super mereka bisa ditarik kembali oleh langit.

Orang-orang dari Yung biasanya memilih calon Counter dari manusia biasa yang sedang dalam keadaan koma. Manusia biasa yang mau menjadi Counter akan dibangunkan dari koma dan kesehatan mereka akan membaik. Namun ada kasus khusus ketika Counter tidak dipilih dari manusia yang sedang koma.

Di film ini ada 4 orang Counter. Sebagai manusia biasa yang mempunyai kekuatan super, mereka bekerja di kedai mi Nyonya Chu. Keempat orang Counter tersebut adalah Ga Mo Tak. Ia dulunya seorang detektif. Lalu ada nyonya Chu Mae Ok yang punya kekuatan menyembuhkan penyakit. Berikutnya ada Do Ha Na yang mempunyai kekuatan membaca lokasi roh jahat. Ia juga bisa mendengarkan dan melihat apa yang dilakukan oleh roh jahat yang berada tak jauh darinya. Counter yang terakhir adalah So Mun. Selain keempat orang tersebut ada Counter lain yang sudah pensiun. Ia adalah Choi Jang Mul, kakek tua yang mempunyai bisnis besar dan membiayai seluruh kegiatan Counter.

So Mun adalah siswa SMA. Ia adalah Counter terpilih yang tidak dalam keadaan koma tetapi bisa mendapatkan kekuatan super. So Mun tidak punya ayah dan ibu lagi. Ia dirawat oleh kakek dan neneknya. Orangtua So Mun meninggal dalam kecelakaan mobil. Saat itu So Mun juga berada di dalam mobil namun ia selamat. Karena kecelakaan itu, kakinya menjadi pincang.

Saat mengetahui dirinya dikaruniai kekuatan super, So Mun tidak percaya. Ia lalu diajak menuju kerajaan langit. Awalnya ia takut untuk menjadi Counter, tetapi akhirnya ia menerima karena diiming-imingi janji ia dapat bertemu dengan roh ayah dan ibunya.

Masing-masing Counter mempunyai malaikat pelindung. Jika Counter mati, kekuatannya akan kembali ke malaikat pelindung mereka dan malaikat pelindung harus segera mencari Counter baru agar mereka tidak ikut mati. Malaikat pelindung So Mun bernama Wi Gen. So Mun menggantikan Counter bernama Cheol Jung yang tewas saat berhadapan dengan roh jahat level tiga.

Komentar (mengandung Spoiler):
Film ini seru, mengangkat isu tentang korupsi dan kolusi yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak kepolisian. Orang-orang jahat di pemerintahan melakukan berbagai cara untuk mendapat nama, sedangkan di kepolisian menghapuskan kasus yang berhubungan dengan pejabat pemerintahan. Lalu ada juga tentang bullying di sekolah. Anak-anak pejabat melakukan bully terhadap siswa yang dianggap lemah. Tak ada yang berani bersuara bahkan guru pun pura-pura tidak tahu karena pelaku adalah anak pejabat. Fakta hilangnya ingatan Ga Mo Tak ada kaitannya dengan kecelakaan orangtua So Mun. Hal itu juga ada hubungannya dengan penjahat-penjahat di pemerintahan, tukang bully di sekolah, dan roh jahat level tiga.

Yang aku suka dari film ini adalah pelajaran supaya tidak menjadi sombong. Saat punya kelebihan, jangan sombong dan jangan menyalahgunakan kelebihan yang kita miliki. Kesombongan akan menjatuhkan diri kita sendiri. Contohnya saat salah satu Counter menggunakan kekuatan supernya untuk memberi pelajaran pada manusia. Padahal kekuatan yang dimiliki tersebut seharusnya digunakan untuk menangkap roh jahat.

Selain itu, film ini juga mengajarkan agar kita jangan bertindak seperti orang yang jahat terhadap kita. Jika kita juga jahat seperti mereka, lalu apa bedanya kita dengan mereka?

Keren filmnya, tapi ada juga yang nyebelin. Penjahatnya kok nggak mati-mati? Kesal banget karena para Counter selalu ketinggalan selangkah dengan roh jahat. Filmnya jadi terkesan dipanjang-panjangi. Walaupun begitu tetap seru dan pengen lanjut terus nontonnya.

The Uncanny Counter ini rupanya diadaptasi dari Webtoon. Kira-kira, bakalan ada session keduanya nggak ya?? Soalnya kalau Webtoon tuh biasanya suka ada session ke berapa gitu.

Nilai:
8/10

Informasi Film:
Judul Film: The Uncanny Counter / Amazing Rumor
Genre: Fantasy, mystery
Jumlah Episode: 16
Rilis: November 2020 – Januari 2021
Stasiun: OCN
Pemain:
Joe Byeong Gyu sebagai So Mun
Yu Jun Sang sebagai Ga Mo Tak
Kim Se Jeong sebagai Do Ha Na
Yum Hye Ran sebagai Chu Mae Ok
Ahn Suk Hwan sebagai Choi Jang Mul
Moon Sok sebagai Wi Gen

Kenapa Harus Punya Cita-cita?

Beberapa waktu yang lalu aku dapat kerjaan mengisi data hobi dan cita-cita anak-anak. Rata-rata mereka mengisi ingin menjadi dokter. Ada juga yang mau menjadi polisi dan pengusaha. Tapi, kenapa nggak ada yang mau jadi guru, ya? Syedih aku, tuh. Hiks!

Oke, lupakan cerita tentang pekerjaan. Mari membahas tentang cita-cita!

Anak kecil umur tiga tahunan kalau ditanya mau jadi apa saat sudah dewasa nanti, dijawab mau jadi Ultraman, Batman, Princess, …. Biasanya itu karena terpengaruh oleh tontonan mereka. Makanya sebaiknya anak kecil pas nonton diarahkan dan jangan berikan tontonan yang ada adegan kekerasannya. Nanti masuk ke alam bawah sadar mereka, terekam, lalu anaknya jadi seperti apa yang ditonton. Pilihlah tontonan yang baik dan sesuai umur.

Kembali ke cita-cita… Dulu waktu masih sekolah, aku pernah pengen jadi guru, dokter, desainer, arsitek. Saat kuliah, pengen jadi pegawai bank. Soalnya kelihatan keren. Hehehe. Cita-citaku dari dulu hingga sekarang selalu berubah-ubah. Ckckck!

Nggak masalah, sih, kalau cita-citanya berubah. Punya cita-cita, tuh, penting! Menurutku alasannya adalah:

1. Jadi punya motivasi
Misalnya saat pengen jadi koki. Pasti kita akan belajar membuat masakan yang enak. Kita akan mencari tahu segala hal tentang pekerjaan koki, masak-memasak, siapa saja koki yang hebat, dan lainnya. Itulah motivasinya.

2. Mengenali diri sendiri
Dengan ingin menjadi seseorang, kita mengenal diri sendiri. Contohnya di kasus ingin menjadi koki. Benar nggak sih kita punya bakat untuk menjadi koki? Apa saja yang harus dipersiapkan oleh diri ini supaya bisa mencapai cita-cita tersebut? Sanggupkah kita mewujudkan cita-cita tersebut? Terkadang saat menjalani kehidupan, kita bisa menyadari sendiri kok ternyata kita tuh nggak cocok untuk menjadi (misal) koki. Ternyata itu hanya sekadar iseng atau mengikuti trend saja. Lalu kita beralih ke cita-cita lainnya. Kemudian kita melihat lagi ke dalam diri kita. Begitulah seterusnya.

3. Punya tujuan hidup
Punya cita-cita, tuh, berarti kita punya tujuan hidup. Ada semangat dalam diri kita untuk mewujudkan apa yang kita inginkan. Bayangkan kalau kita nggak punya cita-cita atau tidak tahu nanti mau jadi apa, tidak tahu mau mengerjakan apa. Keseharian hanya menghabiskan waktu secara percuma. Umur makin lama makin berkurang. Tidak tahu mau jadi apa plus tidak ada semangat. So sad! Dan seperti yang selalu dikatakan ibuku, “Ada semangat tuh artinya hidup.” Ya intinya kalau tidak ada semangat tuh jadi kayak orang mati aja.

Sekarang ini, walaupun aku sudah bekerja, tetap punya cita-cita, dong! Pengen jadi orang kaya! Hahaha. Ya iyalah, biar ada motivasinya!

* * *

Kalau kalian, pengen jadi apa?

[Review Film Serial] Mr. Queen

image source: asianwiki.com

Sinopsis:
Jang Bo Hwan (diperankan oleh Choi Jin Hyuk) adalah seorang chef handal yang bekerja di istana kepresidenan. Rupanya, permainan politik tidak hanya berlaku di antara para pejabat saja, di urusan makanan juga. Ada politikus jahat yang ingin menjatuhkan Jang Bo Hwan.

Jang Bo Hwan yang dikejar-kejar polisi karena dianggap penjahat akhirnya terdesak di balkon gedung bertingkat. Ia pun jatuh, yang untungnya jatuh ke kolam renang. Saat ia di dalam kolam renang, ia melihat seorang wanita berpakaian adat dari zaman Joseon. Jang Bo Hwan kemudian tak sadarkan diri.

Pada saat sadar, Jang Bo Hwan telah berada di masa Joseon. Rohnya masuk ke tubuh wanita yang dilihatnya di dalam kolam renang. Rupanya wanita tersebut adalah Kim So Yong yang akan dinobatkan menjadi ratu.

Jang Bo Hwan yang laki-laki tentu saja masih merasa dirinya laki-laki walaupun ia berada di dalam tubuh perempuan. Tingkah lakunya yang aneh membuat dayang-dayang geleng-geleng kepala. Ia bertingkah seenaknya saja dan menggunakan bahasa masa sekarang yang tidak dimengerti orang-orang zaman Joseon. Di dalam tubuh Kim So Yong, ia dianggap hilang ingatan oleh para penghuni kerajaan.

Setelah mencari info pada Dayang Choi dan Hong Yeon, dua orang yang menjadi pelayan Kim So Yong di istana, Jang Bo Hwan mengetahui bahwa ia berada di masa pemerintahan Raja Cheol Jeong. Dari buku sejarah, ia mengetahui bahwa raja tersebut hanyalah raja boneka dan bodoh. Namun, orang yang ditemuinya berbeda dari yang dikatakan buku sejarah.

Awalnya Jang Bo Hwan ingin segera kembali ke masa kini. Ia mendapat info bahwa Kim So Yong jatuh di danau karena hendak bunuh diri. Namun selalu ada kendala yang menyebabkan ia tidak bisa kembali. Akhirnya ia pun memutuskan untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan Kim So Yong.

Jang Bo Hwan menyadari bahwa di istana banyak orang jahat. Kejahatan dilakukan secara terselubung. Ia berusaha bertahan hidup agar bisa kembali ke masa kini.

Komentar:
Ini film on going pertama yag aku tonton. Biasanya aku nonton setelah filmnya selesai trus cari info (spoiler) baru nonton. Tapi yang ini aku nonton sebelum filmnya tamat. Dan aku nggak menyesal biarpun nggak baca spoiler dari orang-orang di situs asianwiki, tempat biasa aku nyari spoiler.

Film ini dari episode 1 sampai 20, nggak pernah ada yang nggak lucu. Semuanya bikin ngakak. Aku suka aktingnya Shin Hye Sun yang memerankan Kim So Young. Beliau gokil abis. Gayanya lucu, ngomongnya ceplas-ceplos dan banyak akalnya. Ada saja ulahnya untuk mengelabui musuh dan membuat para musuh menjadi malu.

Karena Jang Bo Hwan adalah seorang chef, maka saat masuk ke tubuh Kim So Young, ia mempraktekkan keahliannya dalam memasak. Keren banget saat Ratu membuat para koki istana tercengang saat ia memasak. Ia menggunakan keahliannya untuk mengambil hati Ibu Suri. Oh ya, koki kepala sampai sebel juga dengan kelakuan si Mr Queen yang tiba-tiba jadi ahli masak ini. Kemampuan si koki bahkan dikalahkan oleh ratu!

Aku juga suka slogan film ini: “No Touch”. Jadi si Ratu atau Mama dalam bahasa Korea ini disebut Queen No Touch gara-gara dia menyuruh Raja Cheol Jeong supaya tidak menyentuhnya. Raja Cheol Jeong yang diperankan oleh Kim Jung Hyun pun menuruti kata-katanya. Awalnya pasangan ini kayak kucing dan anjing, saling membenci. Apalagi si Raja punya selir bernama Jo Hwa Jin yang jatuh cinta padanya.

Jo Hwa Jin disebut sebagai Permaisuri Eui Bin. Ia berasal dari klan Jo. Klan tersebut bermusuhan dengan klan Kim, keluarganya Kim So Young. Jo Hwa Jin tidak menyukai Kim So Young. Ia selalu mencari cara untuk menjatuhkan ratu dan menjauhkan ratu dari raja. Untunglah Jang Bo Hwan yang berada di dalam tubuh ratu tuh pintar.

Selain akting pemeran utama, aku juga suka dengan akting Dayang Choi dan Hong Yeon. Dayang Choi sangat lucu. Sebenarnya ia sebal dengan kelakuan ratu yang tiba-tiba berubah drastis sejak siuman setelah jatuh di danau. Ia sampai harus pergi ke hutan buat teriak-teriak dan mengeluarkan uneg-unegnya akibat kelakuan aneh sang Mama.

Namanya film drama, pasti ada kisah cinta tak berbalas. Contohnya kisah cinta Kim Byeong In, sepupunya Kim So Young. Ia sudah lama memendam perasaan pada Kim So Young. Sayangnya Kim So Young malah jatuh cinta pada raja. Lalu ada Pangeran Yeongpyang yang diam-diam menyukai Jo Hwa Jin. Tapi si selir ini cinta mati pada raja. Intinya raja disukai oleh dua wanita. Dia pilih yang mana? Tentu saja akhirnya dia pilih Kim So Young, dong! Jo Hwa Jin mah lewat. Bisanya cuma ngegas doang, sih!

Film berjumlah 20 episode ini bakalan bikin kangen, deh. Rasanya senang sekali karena terhibur oleh akting para pemain dan cerita yang lucu. Film ini pokoknya perfect banget!!

Rating:
10/10

Aku sangat suka filmnya. Film ini berhak mendapat nilai full!!

Informasi Film:
Judul Film: Mr. Queen
Genre: Comedy, fantasy, romance, time travel
Jumlah Episode: 20
Rilis: Desember 2020 – Februari 2021
Stasiun: tvN
Pemain:
Shin Hye Sun sebagai Kim So Young / Queen
Kim Jung Hyun sebagai Cheol Jwong / King
Choi Jin Hyuk sebagai Jang Bo Hwan
Seol In A sebagai Jo Hwa Jin
Cha Chung Hwa sebagai Dayang Choi
Chae Seo Eun sebagai Hong Yeon
Na In Woo sebagai Kim Byeong In, sepupu Kim So Young
Yoo Min Kyu sebagai Pangeran Yeongpyang, saudara Cheol Jeong
Lee Jae Won sebagai Panglima Hong, sahabat Cheol Jeong
Kim In Kwon sebagai koki istana
Kim Tae Woo sebagai Kim Jwa Geun, ayahnya Kim Byeong In

[Review Buku] Veronika Memutuskan Mati

Blurb:
Veronika yang berumur 24 tahun seakan memiliki kehidupan yang sempurna-muda, cantik, punya kekasih, keluarga yang menyayanginya, pekerjaan yang disukainya. Namun ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya. Maka, pada suatu pagi bulan November yang dingin, Veronika menenggak segenggam pil tidur dan berharap tidak akan bangun lagi. Tapi ia terbangun-di rumah sakit jiwa, dan diberitahu hidupnya tinggal beberapa hari lagi.

Terinspirasi dari peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Coelho sendiri, Veronika Memutuskan Mati mempertanyakan arti kegilaan dan merayakan individu-individu yang dianggap tidak normal berdasarkan standar yang berlaku di masyarakat. Berani dan mencerahkan, kisah ini menggambarkan wanita muda yang berada di persimpangan, antara putus asa dan keinginan untuk bebas, serta apresiasi atas setiap hari yang membawa harapan baru.

Komentar:
Ini pertama kalinya aku baca buku karangan Paulo Coelho. Aku tertarik setelah baca blurbnya. Ternyata oke banget bukunya.

Buku ini ceritanya ‘dalam’ banget, tentang seorang gadis muda yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ia sampai memikirkan cara yang tidak terlalu merepotkan orang-orang ketika menemukannya mati bunuh diri. Ia memilih pil tidur. Tapi, ternyata ia masih hidup dan sekarang harus tinggal di rumah sakit jiwa. Ia pun harus menderita sakit jantung akibat pil yang ditelannya. Hidupnya hanya tinggal hitungan hari.

Veronika tahu hidupnya tak lama lagi. Namun ia masih saja ingin agar cepat mati. Kemudian, ia berkenalan dengan beberapa orang di rumah sakit jiwa. Mereka ada yang menderita depresi, serangan panik, schizophrenia, dan lain-lain. Ia juga mengamati sebuah kelompok yang bernama Persaudaraan di rumah sakit jiwa tersebut.

Orang-orang yang ada di rumah sakit jiwa tersebut membuka pikiran Veronika. Begitupun dengan mereka-setelah melihat Veronika, mereka menyadari tentang sesuatu.

* * *

Apa yang akan kamu lakukan jika waktumu untuk hidup tinggal sebentar lagi? Waktu yang kamu miliki itu seharusnya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Lalu, ketika kamu tahu hidupmu tak akan lama lagi, kamu seharusnya bersyukur akan waktu yang telah kaujalani, atas segala yang kau miliki.

Orang akan menganggapmu gila saat kau bunuh diri. Tapi, orang gila tentu tak menyadari bahwa dirinya gila. Orang gila tak akan mengakui bahwa dirinya gila. Mereka yang gila merasa dirinya normal dan menganggap orang normallah yang sesungguhnya gila.

Saat waktu kematianmu sudah dekat, hal ‘gila’ apa yang akan kamu lakukan? Terkadang, kamu harus melakukan hal yang sedikit ‘gila’ agar kamu dapat merasakan ‘hidup.’

Rating:
8/10

Informasi Buku:
Judul Buku: Veronika Memutuskan Mati
Pengarang: Paulo Coelho
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2019 (cetakan kedua)
Jumlah Halaman: 272 halaman

[Review Buku] I’ll be Your Wife

Sinopsis:
Ada seorang mahasiswi berusia 23 tahun bernama Kim Mo Rae. Ia tidak mempunyai orangtua lagi. Ia hidup sendiri dan harus bekerja paruh waktu sepulang kuliah karena orangtuanya meninggalkan hutang dalam jumlah besar sebelum meninggal karena kecelakaan.

Kim Mo Rae yang lugu bekerja di restoran mewah di sebuah hotel. Suatu hari, ada pelanggan yang menyebalkan yang membuat Kim Mo Rae naik darah. Padahal ia sebenarnya tidak ingin meluapkan emosinya agar tidak dipecat. Namun pelanggan tersebut benar-benar keterlaluan. Ia pun harus mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Karena sedih harus berhenti bekerja dan memikirkan nasibnya yang tidak punya uang, Mo Rae mabuk-mabukan di pinggir Sungai Han sampai tertidur di sana. Rupanya, karena tertidur di alam bebas, ia terkena serangan hipotermia dan keracunan alkohol. Hal tersebut membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit. Di sisi lain, ada seorang wanita kaya yang juga keracunan alkohol di ruangan yang sama dengan Kim Mo Rae dirawat. Awalnya wanita kaya tersebut yang terkena serangan jantung. Berikutnya, Mo Rae pun terkena serangan jantung. Dokter di rumah sakit dibuat panik oleh kedua perempuan tersebut. Namun akhirnya mereka dapat diselamatkan.

Keesokan harinya Mo Rae mendapati dirinya berada di kamar VIP rumah sakit dan ada orang yang memanggilnya nyonya. Saat ia berkaca di toilet, ia melihat bahwa wajahnya berbeda. Ia sampai beberapa kali pingsan karena ia berubah wujud. Selang beberapa hari, ada seseorang meneleponnya. Wanita yang meneleponnya mengaku bernama Seung Won. Ia berada di dalam tubuh Mo Rae. Ia menawarkan sebuah kesepakatan.

Dalam sekejab, hidup Mo Rae berubah. Ia kini menjalani kehidupan sebagai Seung Won, istri seorang konglomerat bernama Sang Hyuk. Namun ada yang aneh dengan kehidupan pernikahan Seung Won dan Sang Hyuk. Rupanya walaupun suami istri, sikap Sang Hyuk terhadap Seung Won sangat dingin. Ia juga tidak mempedulikan apa yang dilakukan dengan istrinya. Mo Rae yang berkepribadian hangat, ceria, dan ramah, berusaha mengubah sikap Sang Hyuk.

Pada akhirnya Mo Rae jatuh cinta pada Sang Hyuk. Namun ia harus memberitahukan kebenaran pada laki-laki itu. Di sisi lain, Seung Won yang menjalani kehidupan sebagai Mo Rae, berusaha mencari kebebasan dan ingin menemui kembali cinta pertamanya.

Komentar:
Tokoh di buku ini adalah Kim Mo Rae, dia mahasiswa yang sebenarnya lumayan cantik. Namun tubuhnya tertukar dengan nyonya konglomerat yang cantik bernama Seung Won. Mereka pun sepakat menjalani kehidupan baru di tubuh baru mereka. Ceritanya beneran fantasi abis. Bagaimana mungkin ada kejadian seperti bertukar tubuh. Absurd! Tapi aku suka. Jalan ceritanya ngalir aja dan seru. Nggak ada bagian yang ngebosenin.

Aku membaca buku ini sambil membayangkan siapa yang bakal memerankan tokoh Kim Mo Rae, Seung Won, dan Sang Hyuk. Apakah itu Park Seo Jun sebagai Sang Hyuk dan Lee Da Hee sebagai Seung Won, trus Kim Mo Rae diperankan oleh Park Bo Young? Ah, entahlah. Pokoknya pas baca buku ini serasa nonton drakor. Ceritanya pun kan ala ala drakor gitu.

Cerita buku ini lucu banget. Sukses bikin ketawa ngakak. Aku pikir, buku ini genrenya murni romance atau drama yang bakalan bikin nangis. Alih-alih bikin nangis, buku ini malah bikin ngakak guling-guling. Beneran nggak nyangka ceritanya bakal selucu itu. Bahasa terjemahannya bagus banget! Salut buat yang menterjemahkannya.

Rating:
9/10

Informasi Buku:
Judul Buku: I’ll be Your Wife
Pengarang: Jho Hyo Eun
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: 2017 (cetakan ketiga)
Genre: comedy, romace, fantasy
Jumlah Halaman: 410 halaman