[Review Film] The Addams Family (2019)

The Addams Family adalah film animasi yang menceritakan tentang kehidupan monster yang tinggal di Bumi. Cerita dibuka dengan pernikahan Gomez, dari klan Addam, dengan Morticia. Pada saat pemberkatan pernikahan berlangsung, manusia-manusia mengadakan aksi protes. Mereka tidak suka hidup berdampingan dengan monster. Mereka menyerang klan monster yang sedang berkumpul di acara pernikahan. Karena ada serangan manusia, keluarga Addam lari pontang-panting menyelamatkan diri.

Keluarga monster ini padahal tidak mengganggu manusia. Namun karena keanehan mereka, manusia jadi tidak suka. Gomez dan Morticia yang baru saja melangsungkan pernikahan lari ke sebuah tempat yang berada di puncak bukit. Mereka menemukan rumah kosong yang telah ditinggal sangat lama. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk tinggal di sana.

Gomez dan Morticia dibantu oleh beberapa monster lainnya untuk merapikan rumah kosong tersebut. Rupanya rumah yang telah ditinggali begitu lama tersebut jadi punya ‘nyawa’. Sang rumah agak terganggu dengan kehadiran keluarga monster. Namun Gomez dan Morticia dapat menjinakkan ‘nyawa’ rumah tersebut.

Bertahun-tahun berlalu. Sekarang Gomez dan Morticia telah dikaruniai dua orang anak, laki-laki dan perempuan. Putera-puteri mereka telah tumbuh menjadi remaja. Gomez harus mempersiapkan puteranya, Pugsley, untuk mengikuti kompetisi Mazurka. Ini adalah kompetisi keluarga yang diadakan saat seorang anak menginjak usia remaja. Sedangkan Morticia mempersiapkan puterinya untuk belajar lebih banyak. Namun puterinya yang menginjak masa remaja tersebut banyak menentangnya. Ia mempunyai keingintahuan yang besar terhadap dunia luar. Ia selalu bertanya ada apa di luar gerbang rumah mereka.

Sementara itu, tak jauh dari bukit tempat tinggal keluarga Addam, ada seorang host reality show bernama Margaux sedang syuting tentang perumahan modern yang diberi judul Assimilation. Ia mengharapkan dengan syuting episode terakhirnya, bakal banyak manusia yang mau tinggal di kompleks perumahan tersebut. Namun saat sedang survey, kabut yang biasa menutupi puncak bukit tempat keluarga Addam tinggal sirna. Langit menjadi cerah. Padahal bertahun-tahun kabut tidak pernah lenyap. Lenyapnya kabut membuat rumah besar keluarga Addam terlihat dari kompleks perumahan Assimilation. Tentu saja hal tersebut membuat Margauz merasa terganggu. Apalagi ia mendengar rumor bahwa keluarga Addam adalah monster yang mengerikan. Ia pun mendatangi rumah keluarga Addam untuk bernegosiasi.

Di perumahan Assimilation, Margaux mempunyai seorang puteri bernama Parker. Walaupun Parker adalah puteri samata wayangnya, Margaux tidak pernah mempedulikannya. Parker pun pergi berjalan-jalan ke arah bukit. Di puncak bukit, ia bertemu dengan Wednesday. Mereka pun akhirnya berteman. Wednesday yang baru kali ini melihat manusia dan kehidupan manusia normal, berusaha membujuk ibunya agar dapat bersekolah di SMP tempat Parker sekolah.

Saat semua orang sibuk dengan urusan masing-masing, Pugsley harus mempersiapkan dirinya mengikuti kompetisi Mazurka. Ia dibantu ayahnya dan pamannya agar dapat memainkan pedang dengan baik. Namun Pugsley yang lahir di dunia modern lebih tertarik dengan kecanggihan masa kini. Ia memang berusaha keras berlatih di bawah bimbingan ayah dan pamannya, namun sulit rasanya mencapai apa yang dikehendaki oleh ayahnya.

Di sisi lain, Margaux berusaha membujuk Gomez dan Morticia agar merenovasi rumah mereka yang terkesan suram. Ia ingin rumah keluarga monster tersebut menjadi lebih cerah supaya saat syuting, tidak ada aura menyeramkan yang terpancar dari puncak bukit.

Komentar:
Film dengan nuansa dark ini cukup menghibur. Film ini membawa pesan tentang perdamaian dari klan berbeda, bagaimana orang-orang dari klan yang berbeda dapat hidup saling berdampingan dan saling membantu. Selain itu, ada pesan tentang kemajuan zaman – yaitu hidup mengalami perubahan, tidak mungkin hidup di masa lalu terus, harus mau maju dan menerima perubahan. Ini dilihat dari tradisi keluarga Addam juga pola pikir manusia lama yang mengatakan bahwa keluarga Addam adalah keluarga yang harus dihindari. Padahal mereka belum melihat secara langsung bagaimana sebenarnya keluarga Addam itu dan mereka juga belum membuktikan kebenaran perkataan orang-orang lama apakah benar keluarga monster begitu menyeramkan.

Film ini animasinya bagus walaupun terkesan suram. Satu hal lagi, lagu-lagu soundtracknya keren.

Rate:
4/5

Informasi Film:
Judul: The Addams Family
Rilis: Oktober 2019
Durasi: 87 menit
Bahasa: Inggris
Pengisi suara:
Oscar Isaac
Charlize Theron
Chloe Grace Morets
Finn Wolfhard
Nick Kroll
Snoop Dogg
Bette Midler
Allison Janney

[Review Film] A Year-End Medley

sumber gambar: Asianwiki.com

Akhir tahun rasanya kurang lengkap kalau nggak ada perayaan. Tapi, kalaupun tidak ada perayaan, tidak masalah juga. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi pergantian tahun. Ada yang membaca buku, bersantai bersama keluarga, makan bersama, nonton film, hanya tidur-tiduran saja, atau bahkan ada yang masih bekerja. Tema inilah yang diangkat dalam film A Year-End Medley.

Film yang rilis di akhir tahun 2021 ini dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris terkenal. Ada Han Ji-Min, Lee Dong-Wook, Kang Ha-Neul, Lim Yoon-A, Seo Kang-Joon, Lee Kwang-Soo, Kim Young-Kwang, Ko Sung-Hee, Lee Jin-Wook, Lee Kyu-Hyung, dan sederetan artis terkenal lainnya. Waktu melihat trailernya, aku langsung tertarik nonton film ini. Film bertabur bintang ini terlihat sangat menjanjikan. Dan itu benar sekali!

Sebenarnya ceritanya biasa saja, tapi filmnya dikemas dengan sangat baik sehingga jalan ceritanya terasa sangat seru, mengharukan, sekaligus menghangatkan hati. Sesuai judulnya yang ada kata “Medley”, film ini menyuguhkan kisah-kisah dari para tokoh film yang disatukan dalam satu ‘wadah’ bernama Hotel Emros.

Cerita diawali dengan kisah Han Ji-Min yang memerankan tokoh So Jin. So Jin adalah manager di Hotel Emros. Sebelumnya ia pernah mempunyai band yang anggota lainnya cowok semua. So Jin menyukai salah satu personil band yang bernama Seung Hyo (diperankan oleh Kim Young-Kwang). Di akhir tahun, seorang peramal yang biasa datang ke hotel mengatakan bahwa So Jin akan menemukan tambatan hatinya. So Jin menerka itu adalah Seung Hyo.

Kisah berikutnya adalah kisah CEO hotel, Yong Jin, yang diperankan oleh Lee Dong Wook. Ia mewarisi hotel dari ayahnya. Sebenarnya ia tidak suka dengan ayahnya. Hotel yang ia jalankan pun sudah terancam bangkrut. Namun ia tetap berusaha menjalankan bisnis. CEO ini sangat rapi, ia menyukai segala hal yang genap. Suatu hari ia terpaksa tinggal di hotel karena ada perbaikan di rumahnya. Saat itulah ia bertemu dengan pegawai kontrak yang bekerja sebagai pelayan. Namanya Yi Young (diperankan oleh Won Jin-A).

Yi Young yang bercita-cita ingin menjadi idol kehilangan kalung berharganya saat sedang mempersiapkan kamar untuk CEO. Ia menyadari bahwa kalungnya tertinggal di kamar hotel sang CEO. Rupanya CEOnya menemukan kalungnya dan mengembalikan padanya.

Suatu hari Hotel kedatangan tamu seorang pemuda bernama Jae Yong, diperankan oleh Kang Ha-Neul. Pemuda ini sudah putus asa menjalani hidup. Ia tidak punya pekerjaan tetap dan baru saja diputuskan oleh pacarnya. Lebih sakit hati lagi karena pacarnya punya gandengan baru seorang cowok tampan dan kaya. Jae Yong memutuskan akan mengakhiri hidupnya di Hotel. Ia akan bunuh diri di malam Tahun Baru. di hotel, ia mendapatkan pelayanan yang baik. Ia bahkan menyewa layanan telepon “membangunkan tidur.” Suara penelepon (diperankan oleh Lim Yoon-A) sangat enak didengar dan sering melontarkan lelucon, membuat Jae Yong sedikit bersemangat.

Di hotel ada seorang penjaga pintu yang sudah senior. Ia sempat mendapat ramalan dari peramal (diperankan oleh Lee Kyu-Hyung) yang sering datang ke hotel. Peramal mengatakan bahwa arwah istrinya masih mengawasinya. Bapak penjaga ini suatu ketika bertemu dengan cinta pertamanya yang kebetulan menginap di hotel karena ada pernikahan yang harus dihadirinya.

Di sisi lain, ada seorang pemuda bernama Yi Kang (diperankan oleh Seo Kang-Joon) yang suaranya merdu dan sering mengisi acara di radio yang diputar di Hotel. Managernya, Sang Hoon (diperankan oleh Lee Kwang Soo), bekerja dengannya dari awal debutnya. Saat ini Yi Kang sudah terkenal. Banyak perusahaan ingin mengontraknya. Tawaran-tawaran menarik menantinya yang tentu saja bayarannya lebih besar jika ia mau bergabung dengan mereka dan meninggalkan manager lamanya.

Komentar:
Tokoh-tokoh filmnya lumayan banyak dan ceritanya agak njelimet jika dijelaskan dengan kata-kata. Tapi kalau nonton langsung filmnya tentu saja akan berbeda. Penonton dapat melihat sendiri bagaimana jalan ceritanya. Film ini memberikan pesan tentang kehidupan. Misalnya jangan menunda-nunda untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya, komunikasi antar pasangan itu penting, bekerja keras untuk meraih cita-cita, jangan mudah putus asa, selalu ada jalan dari setiap masalah, dan tentu saja jodoh tak akan ke mana. Ya iyalah, kalau ke mana-mana bukan jodoh namanya. Betul?

Jika punya waktu luang yang santai, ingin menonton film yang nggak ribet dan nggak bikin banyak mikir, bolehlah nonton film ini. Walaupun nggak di akhir tahun, tetap seru kok nontonnya.

Rating:
4/5

Informasi Film:
Judul Film: A Year-End Medley
Rilis: Desember 2021
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea

[Review Film Serial] The King’s Affection

sumber gambar: asianwiki.com

Salah satu film serial Korea bertema era Saeguk adalah The King’s Affection. Film berjumlah episode 20 ini dibintangi oleh Park Eun Bin yang memerankan tokoh Pangeran Lee Hwi dan Ro Woon yang memerankan tokoh Jung Ji Un.

Dikisahkan pada era Joseon permaisuri melahirkan anak kembar, satunya laki-laki dan satunya perempuan. Pada masa itu, kelahiran bayi kembar di keluarga kerajaan, apalagi anak pertama, adalah hal tabu. Jika bayinya perempuan, maka ia harus dibunuh. Kakek bayi, Han Ki Jae, memerintahkan agar Raja Hyejong membunuh bayi perempuan dan hanya merawat bayi laki-laki saja. Permaisuri mengetahui hal tersebut dan memohon pada tabib untuk mencari cara agar bayi perempuannya selamat. Pada saat petugas pembunuh mengecek bayi, didapati bahwa bayi perempuan sudah tidak bernapas. Namun tentu saja itu permainan tabib ahli akupunktur. Oleh permaisuri, bayi perempuan diserahkan ke pengawal terpercaya untuk dibawa keluar dari istana.

Beberapa tahun kemudian, bayi laki-laki yang dilahirkan permaisuri tumbuh menjadi putra mahkota yang tangguh. Saat itu umurnya 9 tahun. Walaupun masih anak-anak tetapi ia pintar di segala bidang. Saat itu akan ada perayaan ulang tahun. Di istana diadakan pemilihan dayang-dayang baru. Muncullah seorang anak perempuan bernama Dam-i. Dam-i mempunyai wajah yang sangat mirip dengan putra mahkota Lee Hwi. Saat Lee Hwi melihat Dam-i, muncul ide di kepalanya. Ia bertukar tempat dengan Dam-i untuk pergi menemui gurunya yang diasingkan keluar istana.

Beberapa kali Pangeran Lee Hwi bertukar tempat dengan Dam-i. Saat Dam-i menjadi pangeran, ia dibantu oleh asisten pangeran, Kasim Hong. Dam-i juga bertemu dengan Jung Ji Un, anak panglima perang istana, Jung Seok Jo. Dam-i berteman dengan Jung Ji Un dan berjanji akan pergi ke festival. Namun pada saat itu, berita tentang Dam-i yang wajahnya mirip dengan pangeran tersebar di istana. Kakek Han memerintahkan Jung Seok Jo membunuh Dam-i.

Baik pangeran Lee Hwi maupun Dam-i tidak mengetahui bahwa Dam-i akan dibunuh oleh kakeknya sendiri melalui pengawalnya. Pada saat perintah diturunkan, Lee Hwi dan Dam-i sedang bertukar tempat. Hal ini diketahui oleh pengawal kepercayaan permaisuri, Yoon Hyeong Seol. Pengawal Yoon bergegas mencari pangeran yang menyamar menjadi Dam-i. Saat ia menemukan pangeran, pangeran sedang dikejar oleh Jung Seok Jo. Akhirnya terjadi pertarungan dan pangeran pun tewas.

Tewasnya pangeran asli membuat kekacauan di istana permaisuri. Ia sangat sedih karena anak laki-laki yang akan menjadi penerus kerajaan tewas. Di istana, tidak ada yang tahu bahwa pangeran sedang bertukar tempat dengan Dam-i, kecuali Kasim Hong, permaisuri, pelayan Kim, dan pengawal Yoon. Akhirnya permaisuri pun menceritakan pada Dam-i bahwa ia sesungguhnya adalah saudara kembar pangeran yang diasingkan keluar istana supaya tidak dibunuh. Dam-i pun diminta oleh permaisuri menggantikan posisi pangeran Lee Hwi yang tewas.

Cerita berlanjut ke masa dewasa Dam-i. Ia menjadi pangeran yang tampan tapi sekaligus cantik. Ia berusaha menjadi laki-laki yang kuat walaupun sebenarnya ia adalah perempuan. Rahasianya terjaga rapi. Hanya Kasim Hong, pelayan Kim, dan pengawal Yoon yang mengetahuinya. Permaisuri telah meninggal dan digantikan oleh istri kedua raja.

Jadi nanti ceritanya tuh si Dam-i yang sekarang menjadi pangeran ini akan bertemu kembali dengan cinta pertamanya, Jung Ji Un. Namun di pertemuan kembali mereka setelah belasan tahun terjadi kesalahpahaman. Keduanya tidak mengetahui bahwa sebenarnya mereka saling mengenal. Tentu saja Dam-i juga tidak ingin rahasianya terbongkar.

Jung Ji Un yang saat masih kecil melihat ayahnya membunuh pelayan istana yang masih kecil merasa shock. Terlebih lagi pelayan tersebut adalah teman dekat Dam-i. Saat itu Dam-i menghilang pula. Ia merasa bahwa hilangnya Dam-i adalah akibat perbuatan ayahnya. Namun Jung Ji Un tidak dapat menolak permintaan ayahnya agar ia bekerja di istana. Padahal Jung Ji Un lebih suka menjadi tabib yang mengobati rakyat biasa tanpa bayaran mahal. Jung Ji Un terpaksa bekerja di istana. Di sanalah akhirnya ia bertemu kembali dengan Dam-i.

Oke, ceritanya panjang karena jumlah episodenya ada 20. Tapi seru kok mengikuti alur ceritanya. Filmnya juga lucu. Bagian nyebelinnya adalah kakek Han yang sangat jahat. Lalu ada pamannya pangeran yang tingkahnya sangat menyebalkan juga. Dan seperti biasa, kalau film era Joseon ini pasti ada perebutan kekuasaan di istana. Perebutan terjadi secara langsung dan tidak langsung. Orang-orang jahatnya juga ada banyak.

Awalnya membingungkan karena tokoh filmnya banyak dan mukanya mirip-mirip. Tapi lama-kelamaan akan hapal ini siapa dan itu siapa. Satu lagi yang menarik dari film ini adalah adanya plot twist di beberapa episode. Makanya filmnya jadi seru. “Eh, nggak nyangka ya kalau ceritanya bakal seperti ini.” Trus makin penasaran kelanjutan ceritanya apa.

Rating:
4/5

Informasi Film:
Judul Film: The King’s Affection
Genre: drama, comedy, action
Jumlah Episode: 20
Rilis: Oktober – Desember 2021
Stasiun: KBS2
Bahasa/Negara: Korea
Pemain:
Park Eun Bin sebagai pangeran Lee Hwi dewasa
Ro Woon sebagai Jung Ji Un
Nam Yoon Soo sebagai Lee Hyun
Choi Byung Chan sebagai Kim Ga On
Yoon Je Moon sebagai Han Ki Jae
Lee Pil Mo sebagai Raja Hyejong
Bae Soo Bin sebagai Jung Seok Jo
Baek Hyun Joo sebagai pelayan Kim
Ko Kyu Pil sebagai Kasim Hong
Kim Jae Chul sebagai pengawal Yoon Hyeong Seol

[Review Film Serial] Bad and Crazy

sumber gambar: asianwiki.com

Hai! Apa kabar? Hari ini aku akan bercerita tentang film Bad and Crazy. Tau film ini dari ‘iklan’ yang beredar di timeline medsosku. Teman-teman bilang pemainnya keren. Ada Wi Ha Joon dan Lee Dong Wook. Dan tentu saja pas nonton trailernya sepertinya film ini sangat menjanjikan.

Ceritanya tentang apa?
Film serial ini ceritanya tentang polisi bernama Soo Yeol, yang diperankan oleh Lee Dong Wook, yang sering banget disuap saat ada kasus. Dia mau-mau aja karena jadinya dia dapat uang buat ibu dan kakak angkatnya. Si Soo Yeol ini juga kadang karena ditabok pake duit segepok jadinya bisa meng-clear-kan kasus. Tapi karena dia dekat dengan pimpinan di kantornya, dan karena dia pintar ngomong juga, jadinya dia masih aman-aman saja kerja di kantor polisi. Bahkan dia ditawarkan untuk naik jabatan oleh atasannya.

Suatu hari ada kasus polisi yang tewas. Polisi itu kerja di kantornya Soo Yeol. Ada saksinya, yaitu seorang polisi juga yang kerjanya di kantor yang sama. Tapi siapa pelakunya nggak bisa diketahui. Kasusnya kayak ditutup dengan rapi sehingga sulit untuk mencari pelaku dan barang bukti.

Di saat ada kasus seperti itu dan dibarengi dengan tawaran naik pangkat, Soo Yeol didatangi oleh orang aneh saat ia sedang berada di tempat spa. Orang tersebut berhelm dan tiba-tiba menyerang Soo Yeol. Soo Yeol mengadu pada pemilik spa karena merasa tempat tersebut tidak aman. Namun CCTV di sana tidak menemukan hal aneh. Tak lama dari kejadian tersebut, Soo Yeol kembali diserang oleh si helm.

Kasus demi kasus ditemui oleh Soo Yeol. Ternyata kasus awalnya ada kaitan dengan pengedar narkoba. Soo Yeol yang tadinya sering diserang oelh pria berhelm akhirnya jadi ‘berteman’ dengan orang aneh yang mengaku bernama “K” tersebut. Si K ini membantu Soo Yeol kembali ke ‘jalan yang benar.’

Awalnya Soo Yeol kesal setengah mati pada si K. Tapi lambat laun pikirannya mulai terbuka. Ia menyadari bahwa tindakannya selama ini salah karena mau saja menerima uang sogokan. Namun dalam perjalan menyelidiki kasus pengedar narkoba yang kaitannya panjang banget dengan kasus-kasus lainnya, mau tak mau Soo Yeol akhirnya bekerja dengan benar.

Komentar:
Film berjumlah episode 12 ini dari awal sampai akhir selalu sukses bikin tertawa. Ada aja tingkah konyol Wi Ha Joon yang memerankan tokoh K. Lee Dong Wook juga tak kalah lucu sekaligus nyebelin karena dia memerankan karakter polisi yang awalnya ‘jahat’. Selain kedua tokoh tersebut ada tokoh Oh Kyung Tae yang diperankan oleh Cha Hak Yeon (member boyband VIXX). Oh Kyung Tae adalah polisi junior yang benar-benar menjalankan tugas dengan baik. Istilahnya dia tuh masih idealis. Jadi kalau ada yang nggak beres, dia mau segera membereskannya. Akibatnya dia dibully oleh salah satu senior di kantornya. Soo Yeol melihat sosok Oh Kyung Tae seperti dirinya waktu masih menjadi polisi junior.

Film ini tidak hanya bercerita tentang kasus-kasus yang dihadapi oleh polisi. Di dalamnya diselipkan tentang kesehatan mental juga. Misalnya tentang trauma masa kecil dan penyakit Alzheimer. Ini yang bikin seru. Ada bahasan tentang kepribadian ganda, bagaimana dia muncul, dan bagaimana supaya dia hilang. Kalau dulu ada beberapa film tentang kepribadian ganda misalnya Kill Me Heal Me atau It’s OK This is Love. Di kedua film itu genrenya romcom, kalau Bad and Crazy ini genrenya mystery. Di Bad and Crazy ada romanticnya juga, sih. Tapi nggak terlalu ditonjolkan karena film ini tuh lebih ke action.

Film ini walaupun jalan ceritanya agak mudah tertebak, tetap seru untuk ditonton.

Rating:
4/5

Informasi Film:
Judul Film: Bad and Crazy
Genre: Thriller, Mystery
Jumlah Episode: 12
Rilis: Desember 2021
Stasiun: tvN, iQIYI
Negara/Bahasa: Korea
Pemain:
Lee Dong Wook sebagai Soo Yeol
Wi Ha Joon sebagai K
Han Ji Eun sebagai Lee Hee Gyeom
Cha Hak Yeon sebagai Oh Kyung Tae

[Review Buku] Dark Matter

sumber gambar: mizanstore.com

Blurb:
Suatu malam – tanpa firasat apa pun – Jason Dessen diculik. Sesuatu disuntikkan ke tubuhnya. Dia mendapati dirinya terbangun di dunia yang berbeda. Di sana istrinya bukanlah istrinya dan anaknya tak pernah terlahir sama sekali. Di sana dia bukanlah dosen fisika biasa, melainkan genius terkenal yang telah melakukan hal-hal istimewa. Di sana segalanya tampak sama, sekaligus berbeda. Ke mana kehidupannya yang lama? Bagaimana caranya agar dia bisa kembali?

Hanya itulah yang Jason inginkan: kembali ke keluarga yang dicintainya, tempat dia merasa bahagia. Namun perjalanan menuju ke sana demikian berliku dan menakutkan, melebihi imajinasi terliarnya.

Komentar:
Seperti blurb di belakang buku: “Apa kau bahagia dengan hidupmu? Pernahkah kau bertanya-tanya bagaimana jika seandainya kau mengambil pilihan yang berbeda?”
Seperti itu pula cerita dalam buku ini.

Buku ini bercerita tentang sebuah kotak ciptaan seorang ilmuwan meta fisika yang dapat mengantar seseorang pergi ke dimensi lain dari kehidupannya yang sekarang. Orang yang membuat itu adalah Jason Dessen dari dunia lain. Sementara Jason Dessen di masa ini adalah seorang dosen fisika biasa. Jason yang ilmuwan terkenal menukar kehidupannya dengan Jason Dessen yang seorang dosen biasa. Ia melempar Jason Dessen biasa ke dunianya.

Jason Dessen biasa awalnya tidak mengerti apa yang terjadi. Kemudian ia mengamati keadaan dan mendapatkan kesimpulan. Ia berjuang untuk kembali ke dunianya sendiri. Itu tentu saja tidak mudah.

Ada jutaan dimensi kehidupan ketika Jason Dessen berhasil masuk ke dalam kotak yang dibuat oleh Jason Dessen 2. Dimensi itu tak terhingga banyaknya. Sementara itu, ia hanya punya sedikit kesempatan untuk masuk ke dunia-dunia yang dipilihnya.

Buku ini menceritakan bahwa dalam hidup ini ada banyak pilihan. Ketika seseorang dihadapkan pada dua pilihan, pilihan-pilihan itu akan membuat banyak cabang pilihan lainnya. Dan akhirnya akan ada tak terhingga kejadian yang dimunculkan dari dua pilihan awal. Sama halnya seperti bakteri yang membelah diri. Dari satu menjadi dua. dari dua menjadi empat dan seterusnya.

Itulah yang dialami oleh Jason Dessen saat ingin keluar dari dimensi kehidupan Jason Dessen 2. Berada dalam dunia lain membuatnya mempertanyakan arti hidupnya. Apakah ia bahagia? Apakah ia mengambil jalan yang benar? Apakah ia telah membuat keputusan yang tepat? Apakah istrinya bahagia? Apakah anaknya bahagia? Ia hanya ingin kembali ke rumahnya, bertemu kembali dengan istri dan anaknya. Hanya itu. Namun tidak semudah itu. Apakah ia dapat membuat pilihan yang tepat?

Buku ini juga menceritakan tentang pikiran manusia. Apa yang kau pikirkan, itulah yang akan terjadi. Pikiran manusia begitu kompleks. Satu hal saja yang dipikirkan dapat membuat berbagai macam hal yang terjadi. Begitu rumit. Begitulah yang dihadapi Jason Dessen saat ia berada dalam kotak yang memiliki banyak pintu.

Buku ini seru! Benar-benar seru! Padahal bukunya tebal. 462 halaman. Tapi tidak butuh waktu lama untuk membacanya.

Rating:
5/5

Informasi Buku:
Judul Buku: Dark Matter
Pengarang: Blake Crouch
Penerbit: Penerbit Noura
Tahun Terbit: 2017
Jumlah Halaman: 462 halaman
ISBN: 978-602-385-185-0