Sisi Terbaik

Kisah ini berawal dari sebuah foto. Suatu ketika sekelompok orang sedang berkumpul bersama. Satu orang berkata: “Ayo kita berfoto!” Lalu yang lain menyahut: “Iya, ayo!” Setelah itu, satu orang diminta mengalah untuk mengambil foto. Jprett! Jprett!! Beberapa foto diambil. Satu orang yang hapenya dipakai untuk mengambil foto mulai membagikan foto-foto tadi kepada teman-temannya melalui aplikasi WA. Yang lainnya menunggu foto sampai di hape masing-masing. Setelah mereka semua melihat hasilnya……

Jreng! Jreng!

“Wah, fotoku bagus!” kata satu orang.

“Mantap, nih!” seru satu orang lain.

“Iya, keren banget! Akan aku pasang di status!” sahut orang lainnya.

Dan, ada satu yang tidak setuju….

“Wah, di foto ini aku belum siap difoto. Pas aku menghadap samping pula. Jelek banget fotoku di situ.”

Karena yang lainnya fotonya tampak bagus, maka mereka tidak setuju untuk mengambil foto lagi. Mereka kompak menghibur teman yang merasa fotonya tidak bagus. Tetapi tetap saja si teman tersebut merasa kecewa karena pengambilan foto dari sisi yang salah.

Memang sih dalam berfoto ada yang namanya angle atau sisi terbaik untuk pengambilan foto. Ada orang yang bagus difoto dari depan. Ada yang bagus difoto dari sisi samping. Ada yang bagus dari sisi keduanya, mau tampak depan atau tampak samping tetep aja kece. Tetiba, mendadak iri sama orang yang selalu keren difoto dari sisi mana pun. Huhu. Beruntungnya kalian.

Menurutku…. Sebagus apapun kameranya dan sepintar apapun fotografernya, sisi terbaik tuh yang paling penting. Ah, ya… sama seperti manusia yang punya sisi baik dan sisi buruk. Di balik sisi buruk, pasti ada sisi baiknya. Walaupun terkadang sulit melihat sisi baiknya kalau sudah ketahuan sisi buruk yang terburuknya. Hehe.

Oke, kembali ke foto-foto….. Kalau belum tau sisi terbaikmu yang mana, bagusnya sih sering-sering selfie. Duh, si selfie dipanggil-panggil nih! Kira-kira doi bakalan gatel nggak telinganya? Oh ya, foto selfienya nggak perlu dishare di medsos-lah kalau belum tau mana sisi terbaiknya. Kalau sudah tau boleh juga dibagikan ke mana-mana. *eh

Advertisements