Kenapa Selingkuh Kalau Bisa Setia?

Selingkuh tuh apa sih sebenarnya?

Menurut KBBI, selingkuh/se·ling·kuh/ a = 1 suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong; 2 suka menggelapkan uang; korup; 3 suka menyeleweng;

Kalau menurut yang aku dapat dari Google yaitu seperti gambar ini:

sumber gambar: fimela.com

Selingkuh tidak berarti kamu harus kiss, ketemuan, or have sex sama orang lain yang bukan pasanganmu. Ketika kamu menghapus pesan atau chattingan supaya pasanganmu tidak melihatnya, itu sudah termasuk selingkuh.

Selingkuh itu, bukan cuma kegiatan fisik aja menurutku. Kalau kamu kenalan sama lawan jenis, trus chattingan atau video call atau teleponan bukan dalam rangka pekerjaan dan tanpa sepengetahuan pasanganmu, itu juga selingkuh namanya. Lha iyalah, kalau kamu sudah punya pacar atau sudah menikah, ngapain coba chattingan yang nggak penting sama lawan jenis? Trus curhat-curhatan, video call-an dan telpon-telponan? Lalu, kenalan sama orang lain, follow medsosnya dan kamu kasih like di semua fotonya mulai dari yang terbaru sampai yang paling lama. Apa itu maksudnya? Aku selama cuma berteman biasa sama lawan jenis pun nggak pernah sampai memberi like ke semua foto temanku. Misalnya, aku baru add ig-nya bulan April 2019. Aku nggak bakal ngasih like ke semua foto dia yang sebelum aku add dia, yang di bulan Maret, Februari, Januari, dst. Kalau temanku posting foto baru setelah aku add ig-nya itupun nggak semua aku beri like. Yang menurutku oke aja.

Chatting-chattingan / telpon-telponan / video call / ketemuan sama lawan jenis saat kamu sudah punya pasangan tentang hal yang bukan urusan kerjaan, kuliah, organisasi, adalah sesuatu yang NGGAK BANGET menurutku. Apalagi kalau sampai bohong sama pasangan. Bohong kalau kamu lagi berdua sama si lawan jenis. Lalu beralasan kamu lagi ngerjain yang lain padahal di sampingmu ada si lawan jenis. Itu apaan coba? Yang nggak banget lainnya adalah sudah chattingan, telponan, dan video call, malah janjian sama si lawan jenis tersebut. Trus fotoin si lawan jenis dan memajang fotonya di medsos. Kayak bangga banget. Hmmm…

Atau, kamu mau bikin pacarmu cemburu dengan punya teman lawan jenis yang banyak? Bukan begitu caranya. Nggak banget kalau mau bikin pacar cemburu dengan main hati terang-terangan kayak gitu.

sumber gambar: pintaram

Kamu kalau punya pacar atau pasangan, pliss deh stop lebih perhatian sama teman lawan jenis daripada pacar kamu. Contohnya gini: kamu sudah punya cewek. Trus kamu kenalan sama cewek lain. Cewek itu anak yatim piatu. Kamu kasihan sama dia. Si cewek baru ini minta ditemani ke mana dan minta ditemani ngobrol, kamu nurut aja. Tapi kamu nggak cerita sama pacarmu. Kamu cuma cerita kalau pacarmu tahu kalau kamu ketemuan sama si cewek baru. Kamu pun nggak cerita sama si cewek baru bahwa kamu sudah punya pacar. Dan lebih jauh, kamu mulai menyimpan gambar yang dipost si cewek baru di medsosnya. Kalau si cewek baru posting sesuatu, kamu ikut-ikutan posting hal yang sama. Lalu, kamu lebih suka nemenin si cewek baru daripada ngajakin pacarmu jalan-jalan. Kamu lebih kasihan sama si cewek baru daripada kasihan sama pacarmu. Kalau kamu suka sama si cewek baru ya jujur aja sama pacarmu. Tinggalin aja pacarmu dan bilang putus. Apa susahnya untuk jujur? Bukankah lebih baik jujur daripada kamu nyakitin hati pacarmu? Bukannya lebih bagus bilang baik-baik daripada nantinya ketahuan kalau kamu selingkuh?

Selingkuh itu sama dengan merusak kepercayaan. Kepercayaan itu sama seperti kertas polos. Begitu kamu selingkuh, itu sama artinya kamu membuat kusut kertas tersebut atau merusak kertas polos tersebut, kertas tersebut tidak akan sama lagi. Begitu kamu merusak kepercayaan, semua tidak akan pernah sama lagi.

sumber gambar: lmgrum

Setia itu tahu hatinya punya siapa. Nggak ngelirik sana-sini. Nggak bohongin pasangan. Nggak bikin pasangan sakit hati. Nggak adek-adekan atau kakak-kakakan dengan lawan jenis. Walaupun ada yang lebih baik, tapi tetap menganggap pasangannya adalah yang terbaik.

Ada kata bijak yang pernah aku baca: “Selingkuh itu gampang. Tetapi, kenapa tidak mencoba sesuatu yang lebih menantang yaitu SETIA?” Selingkuh itu kelihatannya menantang banget pasti. Tapi kalau kamu adalah orang yang SETIA, kamu adalah orang yang spesial yang nggak ada duanya. Selingkuh itu gampang. Setia itu sulit. Tapi kalau kamu bisa setia, itu adalah nilai plus banget!!

Buat yang diselingkuhi:

sumber gambar: Twitter

Pasangan selingkuh? Ya maafkan. Tapi jangan lupakan perbuatannya. Jangan pula terima kembali. Selingkuh sekali, bakal ada yang ke-sekian kalinya. Sudah pernah coba sekali, bakal akan ada coba-coba lainnya. Malesin kan kalau begitu. Lebih baik sudahi saja. Doakan semoga dia jadian sama selingkuhannya. Dan kalau selingkuhannya banyak, biarin aja dia jadian sama semuanya. Biar bingung dia bagi waktunya. Biar habis hartanya buat nyenengin semua selingkuhannya. Kamu sendiri silakan hepi-hepi karena sudah lepas dari orang yang selingkuh dan bikin kamu sakit hati. Kamu berhak bahagia. Jangan mau sama orang yang nggak jujur dan cuma mau main-main saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: