[Review Film Serial] Love is Annoying But I Hate Being Lonely

image source: asianwiki.com

Love is Annoying But I Hate Being Lonely. Judulnya cetar banget ya!  Pertama kali mengetahui bahwa bakal ada film dengan judul seperti ini aku langsung masukkan film ini ke list bakal ditonton. Judulnya lucu dan sedikit relate banget dengan kehidupan nyata.

Film ini ceritanya tentang seorang penulis perempuan bernama Lee Na Eun. Ia bekerja sebagai editor lepas. Sebenarnya ia ingin sekali novel yang ia tulis bisa diterbitkan. Tetapi belum ada penerbit yang mau menerbitkan. Ia pun mencoba bertanya pada atasan di tempat ia menjadi editor karena ia merasa ia telah sukses menjadi editor untuk penulis-penulis terkenal. Tetapi atasannya malah berbisik-bisik pada orang lain dan mengatakan bahwa Lee Na Eun tidak pantas menulis novel dan merasa di atas awan. Lee Na Eun yang kebetulan mendengarnya menjadi kecewa. Saat itu ia memutuskan berhenti dari perusahaan.

Lee Na Eun sadar bahwa ia tidak punya tempat tinggal. Tetapi untunglah ada sahabatnya yang membantunya. Ia adalah Kang Hyun Jin, seorang pilot. Hyun Jin tinggal di rumah kost bernama Happy Together. Karena ia sering berangkat, maka ia memperbolehkan Na Eun tinggal di kamarnya. Sebenarnya Hyun Jin menyukai Na Eun sejak lama, tetapi ia tidak berani mengungkapkan karena tidak ingin merusak persahabatan mereka. Ia pun akhirnya malah sering gonta-ganti pacar karena tidak serius dengan mereka.

Lee Na Eun dalam perjalanannya melihat seorang laki-laki menampar perempuan. Ia lalu marah pada laki-laki itu. Setelah beberapa waktu ternyata laki-laki itu adalah teman kostnya Hyun Jin dan kamarnya bersebelahan dengan kamar Hyun Jin. Laki-laki yang disebut berengsek oleh Na Eun tersebut adalah Cha Kang Woo, seorang psikiater yang tempat prakteknya berada tak jauh dari kafe milik teman Na Eun.

Di kost Happy Together, Na Eun disambut baik oleh pemilik kost, Kim Dong Seok. Lalu ada Jung Hoon, yang bekerja sebagai bodyguard. Setelah itu ada Jeon Bo Ra yang pintar berbahasa Inggris dan Choi Kyeong Won yang bekerja di salon kecantikan. Sejak tinggal di kost tersebut kehidupan Lee Na Eun berubah. Ia bertemu dengan berbagai karakter dan mereka semuanya sangat baik padanya, termasuk dokter Cha Kang Woo.

Lee Na Eun sendiri punya dua orang sahabat wanita. Mereka adalah Han A Reum yang memiliki cafe dan Jo Ji A yang bekerja di toko buku. Han A Reum mempersilakan Na Eun bekerja di cafenya. Jo Ji A sering memberi informasi tentang penerbit dan toko-toko buku.

Komentar:
Tokoh utama di film ini adalah Lee Na Eun. Namun ada juga kisah tentang teman-temannya yang lain. Dan seperti judulnya, film ini bercerita tentang orang-orang yang masih single. Mereka berusaha menemukan arti dari kehidupan mereka. Ada masa-masa ketika mereka ingin berhasil meraih sesuatu. Tetapi ada juga masa-masa yang membuat mereka terpuruk. Namun mereka saling membantu.

Lee Na Eun digambarkan sebagai tokoh yang berambisi menjadi penulis. Namun ia sempat down karena tulisannya tidak diterima oleh beberapa penerbit. Lalu saat ia ditipu oleh sebuah penerbit dan akhirnya dibantu oleh Cha Kang Woo, ia malah kecewa dan menyalahkan Kang Woo. Namun ia kemudian berbaikan kembali. Lee Na Eun beberapa kali kecewa namun ia bangkit kembali untuk meraih cita-citanya.

Film ini lucu. Ada kisah perebutan cinta juga. Contohnya saat Kang Woo dan Hyun Jin mengetahui bahwa mereka berdua sama-sama menyukai Na Eun. Mereka teman satu kost tapi akhirnya malah jadi saingan. Walaupun berantem tapi kemudian mereka menjadi seperti saudara. Mereka sangat ngegemesin.

Cha Kang Woo digambarkan sebagai psikiater yang pintar. Ia sering tersenyum walaupun dalam hatinya ia menyembunyikan luka. Ia berusaha membantu teman-temannya yang kesulitan. Dia ini baik banget dan sweet banget!

Setelah menonton film yang cuma 10 episode ini, aku merasa Lee Na Eun sebenarnya lebih cocok dengan Hyun Jin daripada Cha Kang Woo. Entahlah… Mungkin karena mereka sahabat sejak lama. Jadi lucu aja lihat tingkah mereka berdua. Yang nyebelinnya itu si Hyun Jin suka banget menunda-nunda. Makanya dia kena tikung.

Pesan yang ingin disampaikan di film ini menurutku adalah kita tuh nggak sendirian di dunia ini. Ada orang lain yang hidupnya bahkan lebih sulit dari kita. Sesendirinya kita, sebenarnya masih ada orang-orang di sekitar kita yang juga sendirian. Karena itu kita sebenarnya nggak sendirian banget kan. *apa sih ini? haha

Lalu ada pesan tentang persahabatan. Saat kita sedang down, akan ada orang yang tak terduga datang membantu, mereka adalah sahabat-sahabat kita. Trus tentang menggapai cita-cita juga. Sebenarnya kita tuh harus realistis juga dan harus tahu kemampuan diri kita bagaimana. Nah, kalau sudah tahu kemampuan kita maka berusahalah dengan keras untuk mencapai apa yang diinginkan. Yang terakhir, kalau suka sama seseorang ya bilang aja langsung. Jangan tunda-tunda. Ntar kena tikung orang lain nyesel lo! Entah perasaan kita diterima atau nggak itu urusan belakang. Kalau ditolak ya apa boleh buat yang penting sudah usaha dan nggak main-main sama perasaan.

Rating:
8/10

Informasi Film:
Judul Film: Love is Annoying But I Hate Being Lonely / Lonely Enough to Love.
Genre: comedy, romance
Jumlah Episode: 10
Rilis: Agustus 2020
Stasiun TV: MBC every1
Pemain:
Ji Hyun Woo sebagai Cha Kang Woo
Kim So Eun sebagai Lee Na Eun
Keon Il sebagai Kang Hyun Jin
Kim San Ho sebagai Kim Dong Seok
Gong Chan sebagai Jung Hoon
Ha Young sebagai Jeon Bo Ra
Han Ji Wan sebagai Choi Kyeong Won
Son Ji Hyun sebagai Han A Reum
Cha Soo Yeon sebagai Jo Ji A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: