[Review Film Serial] Takane no Hana-san

Moshi! Moshi! Mari membahas film serial Jepang lagi. Kali ini aku akan membahas dorama yang diadaptasi dari manga berjudul Takane no Hana-san.

Cerita:
Film ini menceritakan tentang Takamine Hana yang bekerja di bidang pengembangan produk di sebuah perusahaan makanan yang terkenal di Jepang. Ia merupakan senior di perusahaan tersebut. Takamine terkenal tegas dan pandai. Orang-orang di kantor menghormatinya. Tapi dia punya rahasia!

Rahasianya adalah Takamine menyukai bawahannya yang bernama Yowaki Tsuyoshi. Tapi Takamine tidak dapat mengungkapkan perasaannya. Ia juga tidak tahu bagaimana cara menarik perhatian cowok yang dia sukai. Takamine tidak pandai merayu. Yang ia bisa hanya memarahi Yowaki. Setiap kali Yowaki menyerahkan proposal, Takamine melihat sekilas lalu memarahi Yowaki. Ia bahkan merobek-robek kertas proposal. Setelahnya ia akan bicara dalam hati karena merasa bersalah.

Yowaki sendiri sebenarnya juga menyukai Takamine. Tapi tentu saja ia tidak dapat mengungkapkan perasaannya karena Takamine adalah atasannya dan ia sering kena marah. Yowaki hanya dapat memperhatikan dari jauh. Ia terus berusaha membuat proposal namun selalu ditolak Takamine.

Di sisi lain ada dua orang yang bisa dibilang orang ketiga dan keempat. Mereka adalah Ichigo Amai yang dijuluki gadis imut di perusahaan. Lalu ada playboy bernama Sarada Genki yang selalu menggoda Yowaki.

Komentar:
(((SPOILER ALERT)))
Takamine digambarkan sebagai perempuan eksekutif muda yang sukses dalam karir namun perjalanan cintanya seperti anak kelas 5 SD. Di kamarnya penuh dengan boneka lucu dan ada bingkai berisi foto Yowaki. Takamine terlihat tegas dan berkharisma, namun sebenarnya ia juga baik dan pemalu jika berkaitan dengan cinta. Karena tidak bisa mengungkapkan rasa sukanya pada Yowaki, ia bisanya cuma marah-marah.

Yowaki digambarkan sebagai laki-laki yang setia namun ia tidak pandai bekerja. Pekerjaannya selalu amburadul. Ia bekerja seperti anak SD. Ia suka menggambar kartun dan ide-idenya selalu aneh sehingga selalu ditolak Takamine. Yowaki ini usianya lebih muda dari Takamine.

Baik Takamine maupun Yowaki sama-sama tegas dan setia dalam hal cinta. Mereka tidak terpengaruh oleh pihak ketiga dan keempat. Takamine jelas-jelas wanita karir yang smart dan kompeten. Dia bisa saja dapat cowok yang setara karirnya dengannya. Walaupun ada cowok ‘setara’ yang suka sama dia tapi dia malah memilih Yowaki yang culun dan kekanak-kanakan. Yowaki sendiri masih muda dan seharusnya ia bisa mendapatkan perempuan yang seusia dengannya. Tapi ia memilih Takamine yang lebih dewasa dan punya karir cemerlang. Yowaki tidak terpengaruh oleh godaan cewek imut dan manis yang sering ‘mepetin’ dia. Dia mati-matian suka sama Takamine. Yowaki malah bertekad untuk memperbaiki diri dan bekerja keras supaya bisa setara dengan Takamine.

Intinya film ini tuh mau menyampaikan: Kamu tuh kalo suka sama orang ya jadilah dirimu sendiri. Nggak usah dengerin kata orang. Nggak usah berusaha menjadi orang lain. Apa adanya dirimu lah. Orang yang beneran tulus suka sama kamu nggak bakal menyuruh kamu berubah mengikuti kemauannya, tapi kamu akan berubah lebih baik dengan sendirinya.

Trus buat cewek-cewek nih ya, kalo ada cowok yang merasa insecure dengan posisi kalian di pekerjaan atau karena kompetensi yang kalian miliki, berarti dia bukan buatmu. Cowok yang tulus suka sama kamu nggak bakal mempermasalahkan jabatan kamu atau kompetensi kamu. Dia malah seharusnya memberikan dukungan padamu, bukan malah melarang kamu melakukan ini-itu.

Kisah Takamine dan Yowaki ini menarik untuk diikuti. Seperti biasa, nonton film Jepang tuh mirip kayak baca komik. Jadi adegan-adegannya memang seperti di komik. Apalagi film ini diadaptasi dari komik. Jadi banyak adegan yang nggak masuk akal, misalnya saat Takamine atau Sarada sedang presentasi produk. Yang ditunjukkan hanya orang yang bergaya saja, lalu berakhir dengan tepuk tangan. Nggak beneran ada riset tentang apa yang dipresentasikan. Saat mereka bekerja, ketahuan banget kalau itu cuma pura-pura mengetik. Istilahnya cuma bergaya aja. Biar heboh. Tapi nggak beneran kerja. Lalu, mimik muka dan ucapan-ucapan para tokohnya juga mirip cerita di komik.

Tipe film ini agak mirip dengan drama pada umumnya. Biasanya di drama-drama sono tuh tokoh utama cowoknya punya karir bagus dan pintar sedangkan tokoh ceweknya yang ceroboh dan agak tulalit. Nah, film Takamine no Hana-san ini kebalikannya. Ceweknya yang keren dan cowoknya cupu. Walaupun ceritanya agak beda dan kayak nonton komik, filmnya seru dan lucu. Durasi filmnya juga hanya sekitar 25 menit tiap episodenya. Jadi nggak butuh waktu lama buat nonton. Film berjumlah 12 episode ini lumayan untuk hiburan di waktu senggang.

Rating:
8/10

Quotes Favorit:
“Kamu terlihat paling menawan saat kamu tidak bersembunyi di balik topeng.”
“Percaya dirilah!”
“Laki-laki yang merasa terintimidasi oleh seorang wanita yang lebih kompeten dalam bekerja adalah tidak layak.”

Informasi Film:
Judul Film: Takane no Hana-san
Genre: Komedi, romance, drama
Jumlah Episode: 12
Rilis: April 2021
Stasiun TV: TV Tokyo
Negara/Bahasa: Jepang
Pemain:
Izumi Rika sebagai Takamine Hana
Ogoe Yuki sebagai Yowaki Tsuyoshi
Izuka Kenta sebagai Sarada Genki
Kanon sebagai Amai Ichigo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: