[Review Film Serial] Squid Game

Kalau sebelumnya aku membahas tentang serial Blue Birthday yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya, sekarang aku akan membahas serial Squid Game yang fenomenal. Butuh waktu kurang lebih satu minggu untuk menyelesaikan serial dengan jumlah episode sebanyak 9 ini.

sumber gambar: asianwiki.com

Ceritanya apa?
Film ini ceritanya tentang Seong Gi Hun yang tidak punya pekerjaan tetap dan punya banyak hutang. Ia punya seorang puteri yang tinggal bersama mantan istrinya. Ia bercerai dan istrinya sudah menikah lagi. Pada hari ulang tahun puterinya, GI Hun bahkan tidak bisa membelikan hadiah bagus dan makanan enak. Uang yang ia ambil dari ibunya digunakannya untuk judi pacuan kuda karena berharap bisa dapat uang lebih banyak. Namun, setelah ia menang judi uangnya malah dicopet dan ia dikejar-kejar penagih hutang.

Gi Hun yang sedang putus asa didekati seorang pria yang mengajaknya bermain permainan anak-anak. Pria itu akan memberinya uang jika Gi Hun berhasil mengalahkannya. Namun jika Gi Hun kalah, pria itu boleh menampar pipi Gi Hun. Awalnya Gi Hun mengira pria itu adalah penjual asuransi. Namun akhirnya ia tergiur hadiah uangnya dan bermain bersama pria aneh tersebut. Setelah berkali-kali kalah akhirnya Gi Hun berhasil memenangkan permainan. Ia mendapat hadiah uang. Pria aneh tesebut juga memberinya kartu aneh yang bertuliskan nomor telepon. Jika Gi Hun ingin bermain lagi ia harus menghubungi nomor tersebut.

Kehidupan Gi Hun sangat sulit. Ia menumpang di rumah ibunya. Belakangan ia juga baru mengetahui bahwa puterinya akan dibawa keluarga barunya berangkat ke Amerika. Gi Hun yang diancam oleh rentenir akhirnya menelepon nomor dari pria aneh yang ditemuinya di stasiun kereta. Ia pun diminta menunggu di sebuah tempat. Saat waktunya, sebuah mobil menjemputnya. Ada orang-orang lain di dalam mobil tersebut. Tak lama kemudian Gi Hun tak sadarkan diri.

Ketika Gi Hun siuman, ia sudah berada di sebuah ruangan besar bersama ratusan orang. Ia dan orang-orang lainnya mengenakan pakaian yang sama – pakaian training berwarna hijau. Lalu ada angka-angka yang tertera di pakaiannya. Angka-angkanya berbeda di tiap pakaian orang. Gi Hun mendapat nomor 456.

Kemudian ada suara pengumuman yang menjelaskan kepada orang-orang dalam ruangan. Mereka rupanya orang-orang yang akan melakukan permainan. Ada enam permainan yang harus mereka ikuti. Jika berhasil memenangkan permainan, mereka akan mendapat hadiah uang miliaran won. Peraturan permainannya adalah mereka harus menyelesaikan keenam permainan untuk mendapatkan hadiah uang. Tidak boleh keluar dari tempat permainan dan harus tinggal di sana sampai bisa menyelesaikannya. Peraturan lainnya adalah jika lebih dari separuh dari total jumlah pemain menginginkan permainan dibatalkan, maka mereka boleh pulang dan menghentikan permainan.

Permainan dimulai. Permainan pertama adalah Lampu Merah Lampu Hijau. Saat penjaga menghadap ke depan, pemain di belakang harus bergerak maju secepat mungkin untuk mencapai garis finish. Namun saat penjaga membalikkan kepalanya ke arah pemain, tidak boleh ada yang bergerak. Jika ada yang bergerak, pemain tersebut akan ditembak. Permainan ini rupanya mengadu nyawa. Gi Hun berusaha agar ia dapat selamat.

Di tempat permainan tersebut, Gi Hun bertemu sahabat masa kecilnya yang bernama Cho Sang Woo. Sang Woo adalah kebanggaan di daerah tempat tinggal Gi Hun karena berhasil lulus dari universitas terkenal dan mendapat pekerjaan yang bagus. Namun ternyata ia terlilit hutang yang menyebabkannya harus ikut dalam permainan.

Setelah melakukan permainan pertama, seluruh peserta permainan shock karena banyak banget yang mati. Dari 456 pemain, ada seratusan lebih yang tewas ditembak. Lalu mereka mengadakan voting untuk mengetahui banyak yang ingin bermain atau ingin pulang. Hasilnya banyak yang ingin menghentikan permainan. Mereka pun dipulangkan. Para peserta permainan ini tidak mengetahui di mana permainan diadakan dan siapa orang-orang di balik permainan tersebut. Semua petugas memakai topeng.

Sebelum kembali ke rumah, Gi Hun sempat ke kantor polisi dan melaporkan bahwa ia dibawa ke sebuah arena permainan yang aneh dan banyak orang yang tewas di sana. Namun polisi tidak mempercayainya walaupun Gi Hun sudah menunjukkan kartu yang ia dapat dari pria aneh di stasiun. Apalagi ketika polisi menelepon nomor yang tertera di sana ternyata dijawab oleh ibu-ibu yang tidak mengerti tentang permainan, bukan oleh laki-laki seperti yang dikatakan Gi Hun.

Gi Hun dan pemain lainnya yang kembali ke kehidupan mereka menjalani hari-hari yang sulit karena setiap pemain mempunyai masalah dengan uang. Rata-rata dari mereka adalah orang yang punya banyak hutang. Jika mereka kembali ke kehidupan biasa sebenarnya mereka lebih kesulitan untuk hidup dibandingkan dengan mereka berada di arena permainan. Rupanya pihak dari permainan mengetahui apa yang dialami oleh para pemain ini. Mereka mengirimkan kartu berisi nomor telepon kepada para pemain yang pulang. Para pemain yang putus asa karena tidak punya uang akhirnya kembali menghubungi nomor di kartu dan kembali lagi ke arena permainan. Mereka berpikir lebih baik mati di arena permainan daripada mati terlilit hutang dan dikejar-kejar rentenir bahkan polisi.

Komentar mengandung Spoiler 80%:
Film ini sangat seru. Wajar saja banyak banget yang nonton. Bahkan beberapa adegannya sampai dibuat meme dan kata-kata apalah gitu.

Urutan permainan yang ada dimainkan di film ini adalah permainan Lampu Merah Lampu Hijau, permainan Gulali, permainan Tarik Tambang, permainan Kelereng, permainan injak Kaca, dan yang terakhir adalah Squid Game. Permainan yang pertama, Lampu Merah-Lampu Hijau adalah permainan yang paling banayk dibuat lucu-lucuan/memenya. Baru episode awal sudah disuguhi permainan yang menyeramkan. Pada permainan Gulali, peserta harus melepaskan permen sesuai bentuknya. Misalnya ada gambar payung di permen, maka pemain harus mendapatkan gambar payung utuh tanpa memecahkan bentuk payungnya. Jika pecah permennya maka pemain akan ditembak.

Permainan ketiga adalah tarik tambang. Pada permainan ini setiap orang harus tergabung dalam kelompok yang beranggotakan 10 orang. Gi Hun membentuk tim dengan Sang Woo, Ali, dan Pak Tua. Lalu ada Sae Byeok. Masing-masing harus mengajak satu orang. Namun ternyata tim mereka banyak sekali anggota perempuannya. Kakek Tua lalu mengajarkan trik bagaimana supaya mereka bisa memenangkan pertandingan. Yang paling depan adalah orang yang berani. Di belakangnya memberikan semangat. Yang paling belakang adalah yang paling kuat. Lalu berdiri saling silang supaya lebih kuat pertahanannya. Seru banget di sini. Begitu permainan dimulai, mereka semua memiringkan badan ke belakang sehingga tim lawan tidak bisa menarik mereka. Lalu saat lawan lengah, mereka mulai menarik. Berikutnya ketika lawan bisa menarik mereka, mereka maju tiga langkah sehingga lawan terjatuh. Di saat itulah mereka menarik tali ke belakang sehingga bisa memenangkan pertandingan.

Permainan selanjutnya adalah permainan kelereng. Ini adalah episode yang mengharukan. Di sini kelihatan banget mana yang beneran teman dan mana yang teman makan teman. Mana yang menghalalkan segala cara dan mana yang malah mengorbankan dirinya agar teman dalam timnya bisa menang.

Satu permainan sebelum permainan terakhir adalah permainan injak kaca. Ini nggak terlalu seru. Pemain harus maju sesuai urutan. Gi Hun dapat nomor terakhir. Kalau pemain salah menginjak kaca, maka kaca akan pecah dan pemain jatuh ke jurang. Di episode ini terlihat adegan yang menjijikkan. Pemain yang jatuh ke jurang disorot bener. Ada yang kepalanya pecah. Hiii, seram!

Permainan terkahir tentu saja Squid Game. Sesuai dengan judul film ini. Tapi aku nggak akan cerita bagaimana permainannya. Permainan ini kayak main bentengan. Bentengan itu adalah nama permainan yang ada di daerah tempat tinggalku. Dulu kecil sering banget main ini. Pokoknya nanti ada yang penjaga benteng dan ada penyerang. Penyerang harus bisa mencapai benteng dan memegang tiang benteng supaya bisa menang. Penjaga benteng harus menghalau penyerang yang ingin memasuki daerah kekuasaan.

Oke lanjut bahasan tentang serial Squid Game. Kalau mau nonton jangan sambilan makan ya. Soalnya di film ini banyak banget adegan yang menjijikkan. Ada adegan kekerasan yang berdarah-darah dan bikin mual. Lalu, jangan ajak anak di bawah umur buat nonton film ini. Soalnya ada adegan yang tidak pantas ditonton.

Di film ini ada Sang Woo yang diperankan oleh Park Hae Soo. Dia ini pernah main di Prison Playbook. AKu pernah nonton filmnya. Bagus dan karakternya oke. Tapi Park Hae Soo memerankan karakter Sang Woo yang nyebelin yang suka menghalalkan segala cara supaya bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Tokoh lain di film ini adalah Kakek Tua yang bikin plot twist. Lalu ada Ali yang imigran dari Pakistan dan ada Sae Byeok yang berasal dari Korea Utara. Oh ya ada karakter nyebelin lainnya seperti Deok Soo yang menjadi preman baik di luar tempat permainan maupun di dalam tempat permainan. Dia bikin geng untuk menyatukan preman-preman yang ikut dalam permainan. Lalu ada Min Nyeo si nyonya cerewet yang sok akrab sok kenal sok dekat dan merasa dirinya masih muda. Ngeselin banget pas dia ngaku-ngaku umurnya masih 19 tahun. Hiiih!

Selain karakter nyebelin ada juga karakter polisi ganteng yang mententramkan hati. Polisi Hwang Jun Ho diperankan oleh Wi Ha Joon. Ia masuk ke arena permainan dengan menyamar sebagai petugas permainan. Pak polisi pergi ke sana untuk mencari saudaranya yang hilang. DI kamar kos saudaranya, ia menemukan kartu Squid Game yang sama dengan milik Gi Hun. Petugas permainan rupanya ada kasta-kastanya. Itu terlihat dari gambar bentuk yang ada di topeng mereka. Yang paling rendah adalah yang berbentuk segitiga. Selanjutnya bentuk lingkaran dan yang tertinggi adalah bentuk segi empat. Kasta segitiga dan lingkaran tidak boleh bicara. Cuma kasta segi empat yang boleh. Lalu para petugas ini tidak boleh menunjukkan wajah atau identitas mereka pada siapapun. Jika mereka melakukannya maka hukumannya adalah hukuman mati. Pak polisi bisa sampai di arena permainan dan mengumpulkan banyak informasi. Namun sayangnya ia harus mengakhiri pencariannya karena ketahuan oleh Front Man – kepala dari seluruh petugas permainan. Front Man ini adalah pengawas dari keseluruhan pemain dan petugas permainan. Di atasnya ada bosnya. Lalu ada para VIP, yaitu orang-orang kaya yang bertaruh uang untuk menyaksikan permainan adu nyawa di arena permainan.

Ada beberapa pemain terkenal lainnya di film ini seperti Lee Byung Hyun yang memerankan Front Man dan Gong Yoo yang memerankan pria aneh di stasiun.

Menjelang selesainya film di episode terakhir film mulai terasa membosankan. Jadi serunya cuma dari episode 1 sampai episode 9 awal. Bagian pertengahan episode terakhir ceritanya ngegantung. Bau-baunya film ini bakalan ada sekuelnya. Trus ya aku mengkhayal nanti sekuelnya bakal seperti apa.

Sepertinya cerita selanjutnya adalah Gi Hun mencari dalang arena permainan. Ia akan membongkar kedok Front Man, para VIP, dan bos dari permainan. Trus pak polisi ternyata masih hidup dan bekerja sama dengan Gi Hun. Dan pada akhirnya ternyata yang mendalangi arena permainan tersebut adalah orang-orang kaya yang punya orang dalam di pemerintahan. Mungkin menteri atau petinggi-petinggi di kepolisian. Ya, gitu deh ceritanya. Mirip-mirip sama serial drakor pada umumnya.

Rating:
4/5

Informasi Film:
Judul Film: Squid Game
Genre: Action, thriller, survival
Jumlah Episode: 9
Rilis: September 2021
Stasiun: Netflix
Negara/Bahasa: Korea Selatan/Korea
Pemain:
Lee Jung Jae sebagai Seong Gi Hun
Park Hae Soo sebagai Cho Sang Woo
Oh Young Soo sebagai Kakek Tua (Oh Il Nam)
Jung Ho Yeon sebagai Kang Sae Byeok
Tripathi Anupam sebagai Ali
Heo Sung Tae sebagai Jang Deok Soo
Kim Joo Ryung sebagai Han Min Nyeo
Wi Ha Joon sebagai Polisi Hwang Jun Ho
Lee Byung Hyun sebagai Front Man

5 thoughts on “[Review Film Serial] Squid Game

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: