Misteri Manusia Kepala Tunduk

Hari ini aku pulang kemalaman. Nggak biasanya memang. Dan jarang terjadi. Tapi karena banyak kerjaan, ya mau nggak mau jadi pulang malam. Jalanan sudah sangat sepi ketika aku pulang. Aku mengendarai motor dengan kecepatan sedang. Nggak ngebut tapi juga nggak terlalu santai. Aku cukup tahu diri, ini sudah malam, lho! Saat itu, tinggal tiga belokanContinue reading “Misteri Manusia Kepala Tunduk”

[Cerpen] Mimi

“Kali ini siapa?” tanya Mimi dengan rasa penasaran. Aku memandangnya pantulan wajahnya dari cermin di hadapanku. Ada guratan-guratan amarah yang nampak di wajahnya. “Orang dari kantor sebelah,” jawabku. Aku tahu, jika Mimi sudah marah, semua akan selesai. “Beraninya dia mengatakan kamu kuper, tukang marah, kurang ini, kurang itu…. Apa dia nggak ngaca?” omel Mimi. “NggakContinue reading “[Cerpen] Mimi”

Kami Perempuan, Kami Bukan Barang Koleksi

Kami perempuan, kami punya hati Kami perempuan, kami bukan barang koleksi Kami bukan objek untuk dieksploitasi Juga bukan alat pemuas diri Kami perempuan, kami punya hati nurani Jangan karena kau mengetahui Bahwa engkau adalah orang yang kami cintai Engkau bisa seenaknya mempermainkan kami Jika kau sudah memiliki satu dari kami Setialah hanya pada satu hatiContinue reading “Kami Perempuan, Kami Bukan Barang Koleksi”

Sistem Zo Nasi

Mari bercerita…. 1. Di minimarket Seorang ibu-ibu mampir ke minimarket dekat kantornya sebelum perjalanan pulang ke rumah. Ibu-ibu : “Mbak, saya beli ini. Berapa total harganya?” Kasir : “Ibu tinggal di mana?” Ibu-ibu : “Di km 12. Kenapa memangnya, Mbak?” Kasir : “Maaf, Bu. Sekarang ada sistem Zo Nasi. Ibu nggak bisa belanja di sini.”Continue reading “Sistem Zo Nasi”