Kisah Garing Sang Pengendara Motor

Jadi pengendara motor tuh banyak banget kisah asam, manis, pedas, asin, dan hambarnya. Di bawah ini adalah beberapa kisahnya.

1. Batal Kinclong
Sore hari nyuci motor, berharap besok pas pergi aktivitasan motornya sudah bersih kinclong biar enak dilihat dan biar nggak diledek dengan kalimat: “Cewek kok motornya kotor.”
Tapi apa daya pagi-pagi hujan turun dengan derasnya membuat jalanan jadi becheck ga ada ojheck. Belum sempat motor yang bersih dipamerin, eh malah kotor lagi karena kena becheck. Huhu.. 😭😭

2. Wiper Dadakan
Namanya cewek, kalau bawa motor pasti ada ritual pasang masker dan sarung tangan dulu sebelum bawa motornya di siang hari. Nah, ada kegunaan lain dari si sarung tangan. Selain biar tangan nggak mutung kena sinar matahari, pas hujan sarung tangannya bisa dijadikan wiper dadakan, yaitu buat ngelap kaca helm yang terkena air hujan. 😂😂

3. Terbang Aja, Om!
Paling sebal kalau pas macet kendaraan di belakang nglakson berkali-kali. “Sabar, Om, yang mau cepat bukan lo aja kali! Kalau mau cepat, terbang aja!” 😠😠

4. Saltum
Lagi-lagi ceritanya tentang hujan. Pernah, dan sering, saat hujan biar nggak kebasahan ya pakai jas hujan. Nah, sudah basah kuyup kehujanan, pas sampai di tempat tujuan ternyata di sana kering-kerontang. Semua mata memandang lo dengan tatapan aneh, “Ini alien dari mana?” 👽👽

5. Saat Membahagiakan
Saat-saat membahagiakan kala mengendarai motor adalah saat langit teduh, jalanan lengang, jalanan mulus tanpa lubang, dan bisa menempuh jarak jauh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Pengen teriak, “Yess! Yess! Yess!” sambil jungkir balik dan salto di udara. Ayeeayy!! 😆😆

6. Penderitaan Terbesar
Lagi sakit perut trus harus bawa motor melewati jalan berlubang dan berpolisi tidur. Penderitaannya itu sungguh luar biasa saudara-saudara. Kalau disuruh milih lewat jalan berlubang atau jalan berpolisi tidur, aku pilih yang berpolisi tidur aja, deh! Soalnya polisinya kan bisa dibangunin. *ups. 😋😋

7. Jalanan Bermotif
Saudara-saudaraku sekalian, bukan cuma pakaian aja yang ada motif kotak-kotak dan bola-bolanya. Jalanan juga ada motif kotak-kotak dan bola-bola, tapi dalam versi 3D. (baca: jalanan berlubang) 😉😉

8. Boti Plus Plus
Bonceng dua mah udah biasa. Bonceng tiga atau empat juga nggak aneh lagi. Tapi kalau bonceng tiga (boti) plus plus jarang kali ya.
Jadi cerita suatu hari ada teman yang numpang minta dibonceng. Anaknya juga ikut. Jarak tempuh lumayan jauh. Teman yang minta bonceng ini badannya lumayan berisi. Anaknya juga. Oke sih nggak masalah mereka ikut. Tapi di tengah perjalanan kok terasa makin lama makin berat. Rupanya si anak tertidur. Ah beratnya.. Jadi pengen nitip sama Dilan. “Jangan cuma beban rindu aja yang kau tanggung, Dilan! Beban di motorku ini tolong kau tanggung juga.” 😪😪

9. Dansa, Yuk!
Manusia tuh sifatnya bermacam-macam, begitu pula dengan pengendara kendaraan bermotor di jalan. Ada satu yang nyebelin, yaitu pengendara mobil yang jalanin mobilnya pas di tengah-tengah jalan. Nggak kiri, nggak kanan. Tepat di garis. Trus saat yg di belakang mau nyalip dari kanan, dia ikut ke kanan. Pas mau nyalip dari kiri, eh, dia juga ikut ke kiri. Ckckck. “Yuk kita dansa aja, Bang!” cha cha cha 💃💃

10. Rela Nggak Rela
Cerita yang satu ini, entah karena si pengendara motornya yang ceroboh atau karena salahnya si jalan berlubang.
Jadi ceritanya pernah suatu waktu aku bawa tas berisi kotak makanan. Tasnya digantung di motor. Trus lewat jalan berlubang. Tasnya jatuh. Dan nggak sempat berhenti buat ngambil karena jalanan begitu ramai. Jadi kira-kira agak jauh baru bisa minggirin motor. Pas balik lagi ke tempat tadi, tasnya sudah hilang.
Di lain waktu, pernah juga lagi laper-lapernya trus beli makanan. Kantong berisi makanan digantung di motor. Setelah itu bawa motor dan lewat di jalan berlubang. Kantong makanannya jatuh dan nggak sempat ambil. Nasib… 😔😔

11. Sabar ya…
Jadi pengendara motor tuh harus sabar karena orang sabar dikasihi Tuhan.
Tak jarang pengendara motor tuh suka diremehkan oleh para pengendara mobil. Tapi seperti yang aku bilang, “Sabar…!” Toh kalau jalanan macet, pengendara motor lebih unggul dari pengendara mobil. Biarlah horang kaya mengendarai mobil Pajero atau Fortuner, saat macet mereka nggak bisa nyalip sana-sini kayak motor. Aseekk, kita menang!! 😎😎

12. Plus Minus Naik Motor
Nggak enaknya naik motor tuh, pas hujan kebasahan dan pas panas kepanasan. Tapi ada enaknya juga, pas panas nggak kehujanan dan pas hujan nggak kepanasan. Hohoho! 😍😍

Ini ceritaku, mana ceritamu? 😁😁

Advertisements