[Review Buku] Another Episode S

Setelah membaca Another I dan II karangan Ayatsuji Yukito, sekarang tibalah membaca kisah Misaki Mei dalam Another Episode S. Buku ini bukan lanjutan dari Another I atau II. Memang sih ceritanya ada sedikit nyambung dengan kedua buku tersebut. Tapi di Episode S ini agak beda sedikit.

Ceritanya tentang sesosok hantu yang ditemui oleh Misaki Mei saat ia berlibur ke vila keluarganya di pinggir pantai. Misaki Mei adalah murid kelas 3-3 dari SMP Yomiyama Utara. Saat berada di kelas tersebut, ada teror menakutkan yang menghantui seluruh penghuni kelas 3-3. Banyak orang mati dan ada ‘penyusup’ di kelas mereka.

Saat Misaki Mei berlibur di musim panas, ia bertemu dengan Sakaki Teruya, pemuda berusia 26 tahun yang ternyata dulunya pernah berada di kelas 3-3 SMP Yomiyama Utara. Karena Sakaki pernah berada di kelas 3-3, Mei berharap seniornya itu dapat memberikan petunjuk tentang teror yang terjadi di kelasnya.

Beberapa waktu setelah pertemuan keluarga Misaki dan keluarga Sakaki, Mei bertemu kembali dengan Sakaki Teruya. Namun saat itu Sakaki Teruya telah menjadi sesosok hantu. Hantu Sakaki yang ditemui Mei ternyata hilang ingatan. Ia juga kehilangan jasadnya. Akhirnya, Misaki Mei membantu si Tuan Hantu agar bisa ingat kembali dan menemukan jasadnya.

* * *

Buku ini beneran membuat penasaran. Kenapa hantu Sakaki tidak ingat? Sebenarnya di mana jasadnya? Apa yang terjadi dengannya? Apakah Mei berhasil mendapat petunjuk tentang teror kelas 3-3? Kasihan sekali hantu Sakaki ini.

Setelah baca dan baca, eh ternyata plot twist!

Di buku ini ada bagian-bagian bab Introduction, Sketch, dan Outroduction. Bagian Sketch adalah bagian dialog yang dilanjutkan dengan cerita dari sudut pandang Tuan Hantu. Ada dialog tentang kematian, hantu, menjadi dewasa, dan lainnya. Bagian Introduction dan Outroduction adalah cerita tentang Misaki Mei dan Sakakibara yang membahas tentang si Tuan Hantu.

Aku paling suka dialog di Sketch 1 dan Sketch 5.

Sketch 1 (halaman 21)
Apa yang terjadi setelah seseorang meninggal?
…. Hmm?
Kalau meninggal apa akan pergi ke alam sana?
Wah, entahlah. Bagaimana, ya.
Apa mereka akan masuk surga atau neraka?
Entahlah. Bukankah surga dan neraka itu hanya rekaan manusia?
Kalau begitu, kalau kita meninggal apa akan musnah begitu saja? Akan jadi ketiadaan?
… Tidak, kurasa tidak.
Begitu?
Iya. Kalau seseorang mati, pasti….

Sketch 5 (halaman 119)
… Aku rasa, kalau mati manusia tidak musnah.
Artinya meski mati, rohnya masih ada?
Roh… . Bagaimana, ya? Aku tidak tahu apakah istilah itu benar.
Kalau tentang kepergian roh ke surga atau neraka?
Kalau soal itu, memang aku tidak tahu, tapi….
Kalau hantu?
Hmm?
Hantu itu ada atau tidak? Kalau rohnya tertinggal di dunia ini, dia jadi hantu?
Hantu itu tidak ada. Mungkin itu perkataan orang dewasa yang baik… hmm… tapi jangan-jangan memang ada.
Hmm….
Mungkin aku ingin hantu itu ada. Yah, meskipun ada, tidak semua orang menjadi hantu, kan….

Informasi Buku:
Judul Buku: Another: Episode S
Pengarang: Ayatsuji Yukito
Tahun Terbit: 2020
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 272 halaman
ISBN: 978-623-7351-27-6

[Review Buku] Credit Roll of The Fool

Novel Credit Roll of The Fool ini adalah seri kedua dari novel Hyouka. Ada 4 tokoh utama dalam buku ini. Mereka adalah Oreki Hotaro, Chitanda Eru, Fukube Satoshi, dan Ibara Mayaka. Keempatnya tergabung dalam Klub Sastra Klasik di SMA Kamiyama. Ketua klubnya dalah Chitanda Eru.

Di  liburan musim panas ini, seharusnya Hotaro dan anggota klub menyelesaikan proyek antologi mereka dalam rangka mengikuti Festival Budaya di sekolah. Namun, Chitanda tiba-tiba mengajak anggota klub menonton film yang dibuat oleh kelas 2-F. Kelas tersebut membuat sebuah film misteri. Namun film yang dibuat itu belum selesai dan belum memiliki judul.

Film yang mereka tonton menceritakan tentang petualangan enam orang siswa kelas 2-F ke sebuah desa terlantar bernama desa Narakubo. Desa itu dulunya adalah daerah pertambangan. Keenam orang siswa bermaksud mengunjungi desa itu untuk mencari bahan yang akan digunakan dalam Festival Kanya yang diadakan oleh sekolah mereka. Saat mereka sedang mencari tempat menginap di desa tersebut, terjadilah peristiwa mengerikan. Salah satu dari mereka ditemukan tewas. Filmnya hanya sampai di situ.

Irisu Fuyumi adalah orang yang mengajak Chitanda untuk menonton film yang dibuat oleh kelasnya. Setelah keempat orang tersebut menonton film yang tidak ada penyelesaiannya itu, Irisu meminta tolong agar Chitanda dan kawan-kawan membantu mencari penyelesaian film tersebut. Ia mengatakan bahwa penulis skenarionya, Hongo-san, sedang sakit sehingga tidak bisa menyelesaikan skenario film.

Awalnya, Hotaro ingin menolak tawaran untuk menyelesaikan film misteri tersebut. Tetapi akhirnya ia mengalah dan bergabung bersama teman-temannya untuk menganalisis penyelesaian dari film misteri tersebut. Ada beberapa siswa kelas 2-F yang diutus Irisu untuk membantu Oreki dan kawan-kawan untuk menyelesaikan misteri tersebut. Ia mengandalkan Hotaro untuk menebak siapa pembunuh dalam film dan bagaimana trik pembunuhan itu dilakukan.

Review:
Bukunya oke. Sepertinya, walaupun tidak membaca seri pertamanya, tidak menjadi masalah. Karena buku ini bercerita tentang misteri pembunuhan, pembaca diajak untuk ikut menebak-nebak. Dan jujur saja itu agak membuat pusing. Karena endingnya tidak tertebak. Namun karena terlalu berbelit-belit jadinya agak sedikit membosankan. Barulah di beberapa halaman terakhir ceritanya menjadi seru.

Rating:
Nilai 7/10 untuk buku ini.

Informasi Buku:
Judul Buku: Credit Roll of The Fool
Pengarang: Yonezawa Honobu
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: 2018
Jumlah Halaman: 260
ISBN: 978-602-6383-50-1

Quotes:
1. Tidak ada manusia yang lahir sempurna. ~hlm.15

2. Orang jenius pasti juga punya masalahnya sendiri, mereka tidak bisa hidup selayaknya orang biasa meski berharap. Kalau berpikir begitu, rasanya kita tidak perlu iri. ~hlm. 15

3. Padahal, sulit untuk membuat sesuatu yang rumit supaya terlihat mudah. ~hlm. 195

4. …Mungkin aku harus mulai percaya. Bahwa aku memiliki nilai. ~hlm.183

 

[Review Buku] Queen of Babble Gets Hitched

Hai, ini buku pertama yang aku baca di tahun 2020. Agak lama ya bacanya karena butuh waktu 3 minggu untuk menyelesaikannya. Tapi, bukan berarti buku ini tidak menarik, lho. Hanya saja… ya sudahlah, tak perlu dibahas.

Tokoh utama dalam buku ini adalah Lizzie (Elizabeth Nichols). Lizzie ini bekerja di butik restorasi gaun pengantin. Ia menjadi orang kepercayaan di butik tersebut. Karenanya, ia boleh tinggal di lantai atas gedung butik. Lizzie sempat terkatung-katung tapi akhirnya punya karier yang ia nikmati. Ia sekarang bekerja di butik Madame Henri.

Lizzie akhirnya dilamar oleh pacarnya, Luke. Luke adalah pria sempurna – tampan, berasal dari keluarga kaya, pintar, dan calon dokter. Namun, teman-teman Lizzie tidak suka dengan Luke. Chaz, sahabat Luke, yang menyukai Lizzie pun tidak menyebutkan kenapa ia tidak suka Lizzie menerima lamaran Luke. Teman-teman dan keluarga Lizzie terkejut begitu Lizzie mengumumkan bahwa akhirnya ia bertunangan dengan Luke.

Luke ternyata ingin pergi ke Paris, ke tempat pamannya untuk bekerja di sana. Ia mengajak Lizzie untuk pindah ke sana. Namun, Lizzie merasa ragu. Lizzie tidak ingin meninggalkan karirnya yang sedang bagus. Lizzie dipuji oleh Anna Wintour, Vogue, karena karyanya yang sangat bagus. Banyak yang datang ke toko untuk memesan gaun pengantin.

Setelah menerima cincin dari Luke, Lizzie mulai mengalami hal-hal aneh. Ia mendapatkan gatal-gatal dan benjolan merah muncul di tangannya setiap kali membahas tentang pernikahan. Lizzie mengatakan terus dalam hati bahwa ia cinta pada Luke. Tetapi hadirnya Chaz mengganggu pikirannya. Chaz yang juga sahabat Lizzie, sekaligus mantan pacar sahabat Lizzie, selalu ingat kebiasaan-kebiasaan Lizzie. Padahal Luke adalah tunangannya. Namun Luke tidak ingat hal-hal kecil yang disukai Lizzie.

Lizzie merasa ragu dengan keputusannya untuk menerima lamaran Luke. Ia harus cepat membuat keputusan karena suatu hari Luke tiba-tiba membahas tentang bulan pernikahan sebelum ia berangkat ke Paris.

Buku ini oke karena ada banyak informasi tentang pernikahan seperti Sejarah Pernikahan, Kiat Mencegah Bencana pada Hari Pernikahan, dan quotes tentang pernikahan. Sejarah pernikahan yang dibahas yaitu dari zaman dahulu kala dan kebanyakan sejarah di negara Barat. Sedangkan kiat-kiat pernikahan yang dibahas yaitu mulai dari baju pengantin, kue pengantin, undangan, sovenir, tradisi, pembagian tugas kepanitiaan pernikahan, sampai bagaimana jika pernikahan dibatalkan.

Ada 25 bab di buku ini. Alur ceritanya agak lambat. Terkesan tarik-ulur. Konfliknya juga biasa saja. Ada beberapa bagian yang terkesan kurang jelas. Tetapi di beberapa bagian lain lumayan seru. Sebagai bahan bacaan di waktu luang okelah. Bisa dipertimbangkan buat yang hobi baca buku bergenre romance.

Rating untuk buku ini adalah 3 dari skala 5. Not bad-lah…

Informasi Buku:
Judul Buku: Queen of Babble Gets Hitched (Ratu Ngoceh Naik Pelaminan)
Pengarang: Meg Cabot
Genre: Romance, chicklit
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2015
Jumlah Halaman: 384
ISBN: 978-602-03-2233-9

Quotes yang oke di buku ini:
Kalau Anda bertemu pria yang pandai memasak dan mengerjakan tugas rumah tangga, jangan ragu, pilihlah dia menjadi suami Anda. ~Anonim (hlm.133)

Dalam pernikahan yang langgeng seseorang harus jatuh cinta berulang kali pada orang yang sama. ~Germaine Greer (b.1939-), pengarang feminis asal Australia (hlm.149)

Pernikahan yang baik terjalin antara dua orang yang menunjuk satu sama lain sebagai penjaga kesendiriannya. ~Rainer Maria Rilke (1875-1926), penyair Jerman (hlm.181)

Mencintai seseorang sepenuh hati memberikan kekuatan. Dicintai sepenuh hati oleh seseorang memberikan keberanian. ~Lao Tzu, filsuf Tao abad ke-4 SM (hlm.281)

[Review Buku] Ingin Tahu Seperti Apa Novel Bergenre Iyamisu? Yuk, Baca Confessions

Pernah dengar novel yang bergenre iyamisu? Kalau genre romance, mystery, horror, thriller, fantasy, sudah biasa ya. Nah, kalau genre iyamisu? Genre apa itu?

Menurut Wikipedia, iyamisu (eww mystery) adalah subgenre dari fiksi misteri yang berhubungan dengan episode mengerikan dan sisi gelap manusia. Dikatakan eww mystery karena setelah membacanya, orang akan mengatakan ‘eww.’ Ada beberapa novel yang bergenre iyamisu. Contohnya Gone Girl, Holy Mother karangan Akiyoshi Rikako, Confessions karangan Minato Kanae, dll.

Novel Confessions dikatakan sebagai Gone Girl-nya Jepang. Dan novel ini dinobatkan sebagai salah satu dari 10 novel misteri terbaik tahun 2014 oleh Wall Street Journal. Minato Kanae sendiri disebut sebagai “the queen of iyamisu.”

Novel Confessions ceritanya tentang apa?
Ceritanya tentang seorang guru SMP bernama Moriguchi Yuko yang anaknya meninggal di sekolah tempat ia mengajar. Bu guru ini adalah orangtua tunggal. Ia tinggal dengan puteri satu-satunya yang berusia 4 tahun. Karena pengasuh puterinya sedang sakit, ia membawa anaknya ke sekolah setelah menjemputnya dari tempat penitipan anak.

Suatu hari, puteri Moriguchi ditemukan meninggal di kolam renang yang ada di sekolah. Semua orang menduga bahwa puterinya terpeleset dan jatuh ke kolam renang. Namun Moriguchi yakin bahwa puterinya dibunuh. Ia menyelidiki orang-orang di sekolah termasuk siswa-siswanya.

Setelah menyelidiki, lalu didapatlah dua orang tersangka. Mereka adalah siswa di tempat Moriguchi bekerja. Moriguchi tidak ingin menyerahkan kedua siswa tersebut ke polisi. Ia melakukan sesuatu untuk membalas dendam kepada mereka. Setelahnya, ia berhenti bekerja.

Namun… siapa sangka pembalasan dendam itu menjadi awal dari kisah-kisah mimpi buruk lainnya.

Aku nggak akan banyak memberi tahu isi ceritanya seperti apa karena nggak bakal seru buat kalian yang mau baca. Biar penasaran ya, karena buku ini sangat bagus.

Komentar:
Ada 6 bab di buku ini. Masing-masing bab bercerita tentang sudut pandang dari tokoh yang berbeda. Misalnya, bab 1 adalah kisah dari sudut pandang si A, bab 2 adalah kisah dari sudut pandang si B, dan seterusnya. Dari bab 1 sampai 6 itu kisahnya saling terhubung. Dan puncaknya tentu saja di bab terakhir.

Ceritanya beneran seru dan gila-gilaan!! Nggak akan bisa lepas kalau sudah mulai baca. Makin lama makin penasaran dan endingnya pun sangat tidak tertebak!!

Ini beneran genre iyamisu (eww mystery) karena cerita buku ini beneran ‘eww’! And, of course bikin susah move on kalau sudah baca. Rasanya masih terngiang-ngiang dalam benak apa saja yang sudah dibaca. Pantesan aja buku ini diganjar predikat one of the best mysteries. Ya, karena ceritanya benar-benar keren!

Quotes:
Di dunia ini ada banyak hal yang bisa diselesaikan dengan perubahan pola pikir. ~hlm.11

Saya sering mendengar tentang orang yang bergoleran di rumah tanpa melakukan apa-apa, padahal sudah cukup umur, dengan alasan dia tidak tahu apa yang dia ingin lakukan. Akan tetapi, bukankah jumlah orang yang bisa segera tahu apa yang dia ingin lakukan itu hanya sedikit? Kalau begitu, bukankah lebih baik kita mengerahkan seluruh tenaga dan berusaha untuk mengerjakan apa yang sudah ada di depan mata? Menurut saya, usaha semacam itu sama sekali tidak buruk sampai kita akhirnya mengetahui apa yang ingin dilakukan. ~hlm.13

Membaca tidak hanya meningkatkan kepekaan, tapi juga meningkatkan daya konsentrasi dan punya efek meningkatkan kemampuan belajar. ~hlm.78

Sebagian besar orang memiliki setidaknya sedikit keinginan untuk mendapat pujian. ~hlm.92

Mereka lupa bahwa mereka sebenarnya tidak punya hak untuk mengadili. ~hlm.93

Seberapa besar keraguanmu untuk mengucapkan “tidak bisa” untuk hal-hal yang memang tidak bisa dilakukan? Meski tidak masuk akal jika ada orang yang mengatakan “tidak bisa” sebelum mencoba, menurut saya, mengatakan “tidak bisa” adalah hal yang membutuhkan keberanian besar. ~hlm.115

Otak manusia itu selalu berusaha untuk berjuang dan mengingat, tapi kalau ada sesuatu yang tertulis, kau sudah tidak perlu lagi mengingatnya, dan bisa dengan tenang melupakannya. Sisakan kenangan yang menyenangkan, kenangan yang buruk tulis dan lupakanlah. ~hlm.131

Meski seandainya memang penyebabnya adalah sekolah ataupun masyarakat, kepribadian dasar seorang anak itu dibentuk di dalam keluarga. Jadi tidak mungkin penyebabnya tidak ada di dalam rumah, bukan? ~hlm.148

Orang berhati lemah akan melukai orang yang lebih lemah darinya. Apakah orang yang terluka cuma bisa memilih antara bertahan atau mati? Tentu saja tidak. Dunia tempat kalian hidup ini bukan dunia yang sempit seperti itu. Kalau memang kalian menderita di tempat kalian sekarang hidup, menurutku tidak mengapa jika kalian kabur ke tempat yang lain. Tidak perlu malu untuk kabur ke tempat yang aman. Aku ingin kalian percaya bahwa di dunia yang luas ini, pasti ada tempat yang akan menerima kalian. ~hlm.212

Mungkin kau tidak akan bisa memaafkanku. Tapi kebencian tidak bisa dibalas dengan kebencian. Hatimu tidak akan puas dengan itu. Dibanding dengan itu, percayalah bahwa mereka bisa memperbaiki hidupnya. Tolong percaya itu. Pasti itu juga bisa membuatmu merasa utuh kembali… ~hlm.293

Rating:
Aku beri nilai 9/10 untuk novel ini. Yang suka genre mystery wajib baca buku ini! Nggak bakal nyesel!

Informasi Buku:
Judul: Confessions
Pengarang: Minato Kanae
Genre: iyamisu
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: 2019
Jumlah halaman: 304 halaman
ISBN: 978-602-53858-8-9

[Review Buku] Giselle

Satu lagi buku karangan Akiyoshi Rikako-sensei yang ditunggu-tunggu. Giselle! Akhirnya mendarat di rumah setelah menunggu beberapa waktu. Kata pertama ketika melihat buku ini sampai. “Horeee!!”

Sinopsis versiku:
Ceritanya tentang dunia balet. Buku ini mengisahkan tentang tarian berjudul Giselle. 15 tahun yang lalu Giselle dipentaskan oleh Tokyo Grand Ballet theater. Tapi pada saat itu terjadi insiden. Himemiya Mayumi, prima balerina teater tersebut tewas. Ada desas-desus bahwa Mayumi akan melarikan uang teater. Lalu ia dendam dengan Reina, prima balerina lainnya yang juga anak direktur teater. Namun tidak ada yang tahu kebenaran kasus tersebut. Dan sejak kejadian itu, tarian Giselle disegel, tidak lagi dipentaskan oleh Tokyo Grand Ballet. Namun, 15 tahun kemudian, tarian tersebut dinyatakan akan dipentaskan untuk memperingati ulang tahun berdirinya Tokyo Grand Ballet.

Sejak diumumkannya pementasan tarian Giselle, suasana teater menjadi tidak karuan. Pertama. Ranmaru, salah satu penari cowok, mengaku melihat hantu Mayumi sedang menari di studio Tokyo Grand Ballet. Setelah itu, Reina, yang ditunjuk untuk memerankan Giselle juga melihat hantu Mayumi. Chouno, pelatih balet sekaligus suami Reina, mengatakan ia melihat bayangan Mayumi sesaat sebelum ia jatuh. Apa iya hantu Mayumi bangkit setelah pengumuman pementasan tarian Giselle?

Kanon, salah satu siswi teater, mencari tahu tentang kebenaran kasus Mayumi. Karena ada kasus orang-orang melihat hantu, ditambah lagi adanya kecelakaan dan musibah naas, suasana teater menjadi tidak nyaman. Para penari tetap berlatih seperti biasa namun dalam hati masing-masing saling mencurigai. Kenapa ada musibah? Apakah itu akibat kutukan dari Mayumi, sang penari Giselle yang posisinya digantikan oleh Reina?

* * *

Review:
Buku ini lumayan tebal jika dibandingkan buku karangan Akiyoshi Rikako lainnya. Tapi ceritanya benar-benar bikin penasaran. Seru. Dan ikutan terhanyut oleh cerita. Seperti diseret ke dalam dunia tari balet. Di buku ini juga banyak istilah-istilah dalam dunia balet. Lumayan buat menambah pengetahuan. Dan seperti biasa, plot twistnya keren. Endingnya nggak tertebak. Salut buat Rikako-sensei. Benar-benar bagus ceritanya!

Rating:
Untuk buku keren ini aku beri nilai 4.5 dari skala lima.

Informasi Buku:
Judul Buku: Giselle
Pengarang: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 400
Tahun Terbit: 2019
ISBN: 978-602-52972-9-8

[Review Buku] Simple Thinking about Blood Type Animation Book

Lagi nggak ada kerjaan. Jenuh. Capek. Enaknya baca buku yang lucu-lucu dan ceritanya nggak berat. Contohnya buku berjudul Simple Thinking about Blood Type Animation Book ini. Judulnya memang pakai Bahasa Inggris. Di covernya ada tulisan Korea. Tapi dalamnya berbahasa Indonesia, kok.

Buku yang berdasarkan web comic karangan Park Dong Sun ini menceritakan tentang karakter setiap golongan darah. Ceritanya dalam bentuk animasi atau komik. Jadi buat kalian yang suka baca komik, boleh dicoba baca buku ini. Yang nggak suka baca komik, kalau mau tahu tentang buku ini boleh juga baca sambil ngemil tempe. *eh 😁

Di halaman awal disebutkan ciri-ciri setiap golongan darah. Misalnya:
1. Golongan darah A: baik, sopan, berhati lembut.
2. Golongan darah B: jujur, kreatif, bebas.
3. Golongan darah O: aktif, selalu ingin tahu, supel.
4. Golongan darah AB: terampil, misterius, bijaksana.
Ciri-ciri di atas masih ada penjelasannya lagi.

Di halaman berikutnya adalah beberapa bab tentang banyak hal. Contohnya:
1. Golongan darah apa yang paling ahli menyembunyikan perasaannya ketika jatuh cinta?
2. Golongan darah apa yang paling boros?
3. Golongan darah apa yang paling tidak bisa menepati janji?
4. Golongan darah apa yang paling bersemangat saat bekerja?
dan lain-lain. Totalnya ada 12 bab.

Ilustrasi buku ini lucu. Ceritanya juga ngegemesin. Dan sebagai pengingat untuk para pembaca, penulis buku membuat catatan di setiap akhir bab, seperti:
* tujuan dari peringkat ini bukan untuk mendiskriminasi sifat seseorang berdasarkan golongan darah.
* itu bukan karena golongan darahnya, melainkan sifat bawaan dari orang itu sendiri. (hlm.34)

Dan kata-kata yang lucu dari penulis adalah:
* Setelah melihat hasil Kuis Golongan Darah kali ini, walaupun tidak memuaskan mari kita bersikap sebaik-baiknya pada pacar kita. (hlm.78) 😅
* Jangan menyalahkan golongan darah jika ada teman kalian yang tidak bisa menepati janji. Mungkin penyakit lupanya parah sekali. (hlm.122)

Rating:
Untuk buku komik yang nggak tebal ini aku beri nilai 4,5 dari skala 5. Yuk, dibaca. Oh ya, buku ini ada seri keduanya, lho!

* * *

Informasi Buku:
Judul Buku: Simple Thinking about Blood Type Animation Book
Pengarang: Park Dong Sun
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun Terbit: 2015
Jumlah Halaman: 194 halaman
ISBN: 978-602-7742-67-3

[Review Buku] Kill Me If You Can

Sinopsis:
Terjadi serangan tembak-tembakan di Grand Central New York. Seorang pembunuh bayaran mengejar pembunuh bayaran lainnya. Terjadi kekacauan di area tersebut. Orang-orang begitu panik. Di saat tersebut, Matthew Bannon, seorang mahasiswa seni, mendekati orang yang kena tembak. Lalu ia menemukan sebuah tas yang dalamnya penuh dengan berlian. Tidak perlu berpikir panjang, ia membawa tas tersebut keluar dari kekacauan. Seorang polisi bertanya padanya namun ia berhasil mengelabui polisi tersebut dengan mengaku sebagai dokter. Matthew berhasil kembali ke rumahnya dengan selamat. Ia berpikir, dengan berlian-berlian di tangannya itu, ia bisa hidup menyenangkan dengan kekasihnya yang berprofesi sebagai dosen di tempat kuliahnya.

Sementara itu, Chukov, mafia yang menangani masalah berlian tersebut merasa telah ditipu anak buahnya yang bernama Zelvas. Zelvas mencuri berlian-berlian tersebut dari sindikat mereka. Pimpinan mereka, Nathaniel, marah kepada Chukov dan meminta Chukov menyelesaikan kekacauan. Padahal saat itu Zelvas telah mati dibunuh di Grand Central. Chukov menyewa pembunuh bayaran lainnya untuk mencari berlian-berlian yang hilang. Pembunuh bayaran yang telah disewanya bernama Ghost. Namun ia harus bergerak cepat sehingga menyewa satu orang lagi yang bernama Marta Krall. Marta Krall terkenal sebagai pembunuh bayaran yang kejam. Yang ada di pikiran Chukov adalah ia mendapatkan berliannya sementara kedua orang pembunuh bayaran yang disewanya bisa saling membunuh karena masing-masing ingin menang. Chukov yang licik bekerja sama dengan polisi setempat untuk mencari identitas orang yang membawa tas penuh berlian.

Matthew Bannon yang telah memiliki tas penuh berlian mencoba menanyakan harga berlian yang ditemukannya itu di beberapa toko. Dengan banyaknya berlian yang dimilikinya, ia berpikir ia akan kaya. Lalu ia memutuskan mengajak Katherine berangkat ke Paris untuk bersenang-senang. Namun, ternyata para mafia telah menemukan identitasnya. Ia menjadi incaran Chukov. Pertarungan pun dimulai.

Review:
Buku ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu Prolog, Bab Satu, Bab Dua, Bab Tiga, dan Epilog. Bagian Prolognya seru. Namun di Bab 1 ceritanya terasa lambat dan agak membosankan. Tapi…. Begitu masuk bagian Dua sampai habis, ceritanya jadi seru banget. Banyak hal tak terduga yang diungkapkan satu per satu di bagian ini. Baca buku ini seperti sedang nonton film action. Seru dan menegangkan!

Dari sekian banyak bagian-bagian yang seru dari buku ini, ada juga bagian yang menjijikkan. Itu adalah cerita hubungan yang aneh antara pria dan wanita. Dan bahasanya menurutku agak vulgar. Baca aja sendiri kalau nggak percaya. Tapi kalian harus sudah berusia di atas 18 tahun ya. Jangan berikan buku ini pada anak kecil untuk dibaca.

Oh ya satu lagi tentang buku ini. Karena buku ini adalah buku terjemahan, banyak kosakata bahasa yang bisa dipelajari, terutama bahasa Rusia.

Rating:
Aku beri 4 bintang dari skala 5 bintang.

Informasi Buku:
Judul Buku: Kill Me If You Can
Pengarang: James Patterson dan Marshall Karp
Genre: mystery, suspense, thriller, crime fiction
Tahun Terbit: Mei 2018
Penerbit: Penerbit Spring
Jumlah Halaman: 408 halaman
ISBN: 978-602-6682-22-2